Hiburan Malam di Lombok: Bar, Beach Club, dan Pasar Malam per Area

“Apakah ada hiburan malam di Lombok?” “Di mana bar dan beach club?” “Amankah keluar pada malam hari?” Banyak orang memikirkan cara menghabiskan malam sebelum berangkat ke Lombok. Jawaban singkatnya: malam paling ramai ada di Gili Trawangan, salah satu dari tiga Gili, tempat kafe dan bar disebut bergiliran mengadakan pesta setiap malam. Di daratan Lombok, Kuta (Mandalika) dan Senggigi punya bar, beach club, dan tempat dengan musik live, sedangkan di Mataram Anda bisa makan malam dan mengunjungi pasar malam bersama warga setempat. Malam di Sekotong tenang, berpusat pada matahari terbenam dan bintang. Di sisi lain, waspadai minuman yang dicampur obat, minuman keras oplosan, dan tawaran narkoba.

Artikel ini berdasarkan informasi keselamatan perjalanan dari pemerintah Australia, Amerika Serikat, dan Inggris, dengan informasi pemerintah Jepang (Kementerian Luar Negeri dan Konsulat Jenderal di Denpasar) sebagai contoh tambahan, pengumuman ITDC, BUMN yang mengembangkan kawasan wisata, pemberitaan media Indonesia, serta video yang direkam tim kami di Lombok. Kami hanya menyebut nama tempat yang operasinya bisa kami pastikan di situs resmi atau situs daftar tempat. Hal yang tidak dapat kami pastikan dari sumber publik, seperti jumlah bar atau jam bukanya, kami sebutkan demikian.

Artikel ini ditujukan bagi yang ingin menikmati Lombok juga pada malam hari, yang masih memilih area menginap, atau yang khawatir soal keamanan malam.

Informasi per September 2026

Yang akan Anda ketahui dari artikel ini

  • ✓Perbedaan suasana malam di Gili Trawangan, Kuta, Senggigi, Mataram, dan Sekotong
  • ✓Bar, beach club, pasar malam, dan makan malam di luar
  • ✓Minuman beralkohol di pulau yang mayoritas Muslim, dan malam selama Ramadan
  • ✓Yang perlu diwaspadai: minuman, narkoba, perjalanan pulang, dan laut pada malam hari
  • ✓Matahari terbenam dan bintang bagi yang ingin malam yang tenang

Kesimpulan

Jika hiburan malam menjadi tujuan, Gili Trawangan adalah tempat menginap yang cocok. Di Kuta dan Senggigi, malamnya lebih untuk minum di bar atau beach club, sedangkan di Mataram dan Sekotong malam diisi dengan makan, matahari terbenam, dan bintang. Minumlah di tempat yang melayani wisatawan dan jangan tinggalkan gelas Anda. Indonesia menjatuhkan hukuman berat untuk kasus narkoba, termasuk hukuman mati, juga kepada WNA, dan di Gili Trawangan penjual jus campur jamur ajaib (magic mushroom) berulang kali ditangkap. Tolak meski ditawari.

Daftar isi

Apakah ada hiburan malam di Lombok? Perbedaan tiap area

Ada, tetapi hanya di beberapa tempat. Gili Trawangan adalah pulau paling berkembang di antara tiga Gili dan sangat banyak wisatawan asingnya, kata Hiroki Nakamura, yang menjalankan usaha kami di Sekotong, dalam video di kanal YouTube tim kami (Desember 2025, berbahasa Jepang).

Di daratan, Kuta (Mandalika), sekitar 40 menit ke selatan dari bandara (perkiraan kami sekitar 25–30 menit dengan mobil), punya kawasan ramai, dan pembangunan nasional menghadirkan sirkuit balap motor serta resor kelas atas, jelas Nakamura dalam video September 2025. Kota terbesar di pulau ini adalah ibu kota provinsi Mataram, dan Senggigi di utaranya sejak dulu dikenal sebagai kawasan wisata, katanya dalam video yang sama. Sekotong bukan pusat wisata: banyak tamu resor di sana bersantai di dalam resor, dan jaraknya agak jauh ke kota, tambahnya.

Jika dirangkum dari hal yang kami pastikan untuk artikel ini, karakter malam tiap area adalah sebagai berikut.

Gambar: malam di Lombok, per area

Karakter malam tiap area (dari pemberitaan dan video yang dikutip di artikel ini; tidak ada data yang membandingkan jumlah pengunjung) Gili Trawangan Paling ramai di antara tiga Gili • Kafe dan bar bergiliran mengadakan pesta setiap malam • Art market jadi pusat makan malam; sunset di sisi barat • Tanpa mobil dan motor; pulang jalan kaki, sepeda, atau cidomo Kuta (Mandalika) Sekitar 25–30 menit dari bandara • Kawasan ramai dan beach club dengan kolam renang • Acara tahun baru dan festival kuliner di taman dan mal • Tidak ada data publik soal jumlah bar atau jam buka Senggigi Kawasan wisata lama • Ada tempat yang memutar musik live sampai larut malam • Tamu hotel mengeluhkan kebisingan (berita Sept 2026) • Pada 2023 juga diberitakan mulai sepi Mataram Kota terbesar di pulau • Ada tempat makan kuliner lokal pada malam hari • Pernah ada pasar malam dengan wahana permainan (2018) • Saat Ramadan ada kampung kuliner sore sampai malam (2026) Sekotong Pesisir barat daya • Minim cahaya malam, bintang mudah terlihat • Sunset dari pantai; malam sejuk; sedikit tempat hiburan • Pada malam acara, lapak dan wahana bisa berdatangan
Keterangan: disusun dari bagian “Apakah ada hiburan malam di Lombok?” dan bagian lain artikel ini (berdasarkan video tim kami, ITDC, dan pemberitaan media Indonesia)

Bagaimana menghabiskan malam di Gili Trawangan? Sunset, bar, dan pasar malam

Sore hari Anda bisa menikmati matahari terbenam di sisi barat pulau, lalu malamnya makan atau ke bar. Dalam video yang terbit Desember 2025, Nakamura dan rombongan makan malam terakhir tur mereka di Cloud 9, di sisi pantai sunset pulau ini. Bangunannya dari bambu dan pemandangan matahari terbenam dari lantai atas bagus, katanya, dan Gunung Agung di Bali terlihat ke arah matahari terbenam, tambahnya. Di situs daftar tempat Tripadvisor, tempat ini tercantum sebagai “Cloud 9 Beach Lounge”, dengan ulasan terbaru pada Agustus 2026. Jam buka bisa berubah, jadi periksa sebelum datang.

Indonesia Kaya, situs yang memperkenalkan budaya Indonesia, menyebut di Gili Trawangan ada tradisi kafe dan bar bergiliran mengadakan pesta setiap malam, dan art market menjadi pusat makan malam. Pada 2015 detikTravel menggambarkan pasar malam di tepi pantai yang menjajakan ikan, udang, dan cumi segar. Pulau ini sangat ramai, kata Nakamura dalam video yang sama.

Kendaraan bermesin tidak boleh masuk pulau, jadi orang berkeliling dengan berjalan kaki, bersepeda, atau naik cidomo (dokar). Dalam video, cidomo dari pelabuhan ke hotel ditawar Rp50.000 per orang (saat tur November 2025). Cara ke pulau dan memilih penginapan dibahas di panduan lengkap Gili Trawangan.

Bagaimana malam di Kuta (Mandalika) dan Senggigi? Beach club dan musik live

Di Kuta, ITDC, BUMN yang mengembangkan kawasan Mandalika, memperkenalkan “Mandalika Beach Club” di situs resminya sebagai beach club dengan kolam renang, minuman, dan makanan. Di Tripadvisor ada ulasan terbaru pada Juni 2026. Menurut ITDC, Kuta Beach Park di tepi pantai adalah taman dengan jalur pejalan kaki 1,4 km, dan di jalan antara taman itu dan pusat belanja Bazaar Mandalika ada panggung untuk pertunjukan musik dan tari.

Ada juga acara malam. Menurut ITDC, festival kuliner jalanan diadakan di Bazaar Mandalika pada 25 sampai 28 Desember 2024, dengan band, DJ, dan pertunjukan api, dan dikunjungi 7.152 orang selama empat hari. Media Indonesia memberitakan 17.518 orang memadati acara malam tahun baru di Kuta Beach Park pada akhir 2024, lengkap dengan kembang api. Di sisi lain, kami tidak menemukan data publik tentang jumlah bar di Kuta atau jam bukanya.

Senggigi adalah kawasan yang sejak dulu berkembang sebagai tempat wisata, kata Nakamura dalam video Desember 2025. Pada Februari 2023 media lokal Inside Lombok memberitakan tempat hiburan di Senggigi kehilangan pengunjung karena pilihan lain seperti Kuta bertambah. Pada September 2026 media yang sama memberitakan asosiasi hotel Senggigi mengeluhkan tamu yang terganggu musik live dari larut malam sampai pagi, dan meminta kafe serta restoran tutup pukul 23.00 dan kelab malam, dengan peredam suara, pukul 02.00. Jika ingin tidur tenang, sebaiknya periksa sebelum memesan apakah ada tempat yang memutar musik di dekat penginapan.

Menghabiskan malam seperti warga setempat: pasar malam, kaki lima, dan malam Ramadan

Bagi yang tidak minum alkohol, malam diisi dengan kuliner dan pasar malam. Pada 2022 situs berita Liputan6 menyebut kuliner malam di sekitar Mataram, seperti sate bulayak yang disajikan dengan ketupat daun lontar, dan tahu tek di kota tua Ampenan. Pada 2018 koran lokal Radar Lombok memberitakan pasar malam dengan wahana permainan di Mataram yang buka pukul 19.00 sampai 23.00 dengan tiket masuk Rp5.000.

Di Sekotong pun orang berkumpul pada malam acara. Di Lombok, setiap ada acara, wahana permainan dan lapak makanan datang dengan sendirinya dan mulai berjualan, kata Nakamura dalam video yang terbit Mei 2026, dan di tengah jalan lokasi acara muncul wahana seperti pasar malam keliling yang terlihat di video. Malam itu Sabtu, dan anak-anak pun bermain sampai larut. Di sekitar sini ada hotel resor, tetapi hampir tidak ada tempat main bagi warga, dan malamnya sejuk, katanya.

Selama Ramadan, malam menjadi salah satu masa paling ramai dalam setahun. Selama Ramadan ada kebiasaan makan bersama di luar pada malam hari, dan di paruh kedua kebiasaan itu makin sering sehingga rumah makan di kota penuh, jelas Nakamura dalam video yang terbit Maret 2026. Di Sekotong, buka puasa dimulai serentak sekitar pukul 18.30 (pertengahan Maret 2026). Menurut kantor berita ANTARA, selama Ramadan 2026 di Teras Udayana, Mataram, dibuka kampung kuliner dari pukul 16.00 sampai 22.00.

Di mana bisa minum minuman beralkohol? Kondisi di pulau yang mayoritas Muslim

Sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam, dan banyak yang tidak makan babi maupun minum alkohol. Di Nusa Tenggara Barat, provinsi tempat Lombok berada, sekitar 97 persen penduduk beragama Islam menurut data Kementerian Agama tahun 2024 (lihat agama di Lombok). Lombok juga mayoritas Muslim, dan minuman beralkohol terutama tersedia di bar, restoran, dan hotel yang melayani wisatawan. Minimarket tidak menjualnya, dan warung di desa hampir tidak ada yang menyediakan. Tempat membeli, harga, dan aturan selama Ramadan dibahas di panduan minuman beralkohol dan bir di Lombok.

Selama Ramadan, aturan hiburan malam berubah. Smartraveller Australia mencatat bahwa selama Ramadan makan, minum, dan merokok di tempat umum bisa melanggar hukum, dan Kementerian Luar Negeri Jepang, sebagai salah satu contoh, menyebut jam buka tempat hiburan malam dan sejenisnya dibatasi terutama selama bulan puasa. Kabupaten Lombok Utara, tempat Kepulauan Gili berada, diberitakan mengeluarkan surat edaran untuk Ramadan 2026 yang melarang musik keras dan pesta di hotel dan karaoke, dan hanya mengizinkan musik pelan saat makan. Di Kabupaten Lombok Barat, tempat Senggigi berada, karaoke, kafe, dan biliar diminta buka hanya pukul 22.00 sampai 24.00 selama Ramadan 2025, dan ada yang diberitakan melanggar. Jika berencana keluar malam saat Ramadan, tanyakan kepada penginapan bagaimana kondisi tempat-tempat di sekitarnya.

Apa yang perlu diwaspadai pada malam hari? Minuman, narkoba, dan perjalanan pulang

Pertama, minuman. Informasi perjalanan pemerintah Australia (Smartraveller) menyebut minuman yang dicampur obat bisa terjadi di mana saja di Indonesia dan meminta wisatawan tidak meninggalkan minuman atau makanan. Metanol yang terbentuk dalam minuman keras buatan asal bisa mematikan bahkan dalam satu gelas, jadi disarankan hanya minum minuman bersegel dari merek yang jelas. Pada 2013 media publik Australia ABC memberitakan wisatawan berusia 19 tahun yang minum di sebuah bar di Gili Trawangan pada malam tahun baru meninggal karena keracunan metanol. Pemerintah Inggris menyebut ada kematian dan kasus sakit parah di Indonesia akibat minuman beralkohol yang mengandung metanol, sindikat kriminal membuat tiruan merek terkenal, dan metanol tidak bisa dikenali dari rasa atau baunya. Pemerintah Inggris juga mencatat laporan minuman yang dicampur obat terkait kekerasan seksual di Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili. Kementerian Luar Negeri Jepang, sebagai salah satu contoh, juga mengimbau agar tidak membeli atau meminum minuman keras tidak resmi.

Berikutnya, narkoba. Departemen Luar Negeri AS menyebut penggunaan, kepemilikan, dan perdagangan narkoba di Indonesia bisa berujung denda besar, hukuman penjara panjang, dan hukuman mati, dan Smartraveller Australia menyebut mengonsumsi atau memiliki narkoba dalam jumlah kecil pun, termasuk ganja, bisa berujung denda besar atau penjara. Sebagai salah satu contoh peringatan setempat, panduan keselamatan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar (yang wilayah kerjanya juga mencakup Nusa Tenggara Barat) memperingatkan adanya orang yang pandai membujuk untuk menjual narkoba di kawasan hiburan dan kelab malam di Bali, dan yang disebut “legal” sering kali sebenarnya ilegal.

Di Gili Trawangan, penangkapan terkait jamur ajaib terus terjadi. Menurut Inside Lombok, pada Februari 2024 dua orang ditangkap karena menjual jamur yang dicampur jus nanas di kafe dan bar, bahkan dengan menu menurut tingkat kekuatannya. Pada September tahun itu, detikTravel memberitakan pemilik toko di pulau ditangkap karena menjual jamur yang dicampur jus rasa buah kepada wisatawan asing. Pada September 2026 ANTARA memberitakan penggerebekan tempat budi daya jamur di Kabupaten Lombok Utara untuk dijual ke beberapa tempat hiburan malam di pulau, dan menyebut psilosibin yang dikandungnya termasuk narkotika golongan I. Smartraveller juga menyebut jamur ajaib ilegal dan sangat berbahaya bagi kesehatan. Meski dalam bentuk jus atau shake, tolak jika disebut mengandung jamur.

Perjalanan pulang juga perlu diperhatikan. Smartraveller Australia menyebut pencurian, perampokan, dan penjambretan tas dan ponsel pernah terjadi di Indonesia, dan Pemerintah Inggris memperingatkan penjambretan dan copet terutama di kawasan wisata yang ramai. Kementerian Luar Negeri Jepang, sebagai salah satu contoh, menyarankan agar tidak keluar larut malam dan tidak bepergian sendirian, serta menyebut penjambretan oleh dua orang bermotor makin sering terjadi. Pastikan SIM Anda berlaku sebelum mengendarai motor. Smartraveller menyebut warga Australia tewas dan terluka dalam kecelakaan motor di Lombok dan Kepulauan Gili, dan ada yang tenggelam karena ombak besar dan arus balik di pantai-pantai di kawasan yang sama. Jangan masuk ke laut pada malam hari setelah minum.

Gambar: yang perlu diwaspadai pada malam hari di Lombok

1 Minuman Jangan ditinggal • Jangan tinggalkan gelas di meja • Pilih minuman bersegel, merek jelas • Jangan minum oplosan. Metanol bisa mematikan walau hanya satu gelas 2 Narkoba Tolak meski ditawari • Jus berisi jamur pun sudah ditindak sebagai kasus narkotika • Jangan percaya jika disebut “legal” • Hukuman berat, termasuk mati, bagi WNA 3 Perjalanan pulang Jangan jalan sendirian larut malam • Waspadai jambret bermotor • Pastikan SIM Anda berlaku • Kecelakaan motor menimbulkan korban • Minta mobil atau cidomo ke penginapan 4 Laut pada malam hari Jangan berenang setelah minum • Di pantai Gili dan Lombok pun pernah ada yang tenggelam karena arus balik Malam selama Ramadan (bulan puasa) • Kemenlu Jepang: jam buka tempat hiburan malam dibatasi selama bulan puasa • Lombok Utara (2026): surat edaran larangan musik keras dan pesta di hotel dan karaoke • Lombok Barat (2025): karaoke, kafe, dll. diminta buka hanya pukul 22.00 sampai 24.00
Keterangan: disusun dari bagian “Apa yang perlu diwaspadai pada malam hari?” dan “Di mana bisa minum minuman beralkohol?” (berdasarkan informasi pemerintah Australia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang serta pemberitaan media Indonesia)

Bagi yang ingin malam tenang: matahari terbenam dan bintang di Sekotong

Di Sekotong, tidak adanya hiburan malam justru membuat bintang terlihat jelas. Kawasan sekitar Sekotong masih pedesaan dan minim cahaya pada malam hari, kata Nakamura dalam video yang terbit Januari 2026, dan berbeda dengan di kota, bintang relatif mudah terlihat di sini, jelasnya. Kapan dan di mana melihat Rasi Salib Selatan dan Bimasakti dibahas rinci di panduan melihat bintang di Sekotong, Lombok.

Waktu sebelum matahari terbenam juga layak dinikmati. Dari Pantai Semelar, tempat SAKURA CAFE berada, Gunung Agung samar terlihat di cakrawala saat cuaca cerah, dan pada sore hari terlihat Gunung Agung bersama matahari terbenam, kata Nakamura dalam video yang terbit Mei 2026. Menikmati matahari terbenam, makan malam lebih awal, lalu melihat bintang dari penginapan: begitulah malam di Sekotong.

Catatan dari Sekotong

Toko-toko di desa Sekotong hampir tidak menjual minuman beralkohol. Jika ingin minum di penginapan, belilah saat melewati Mataram atau Senggigi, atau tanyakan lebih dulu apakah penginapan menyediakannya. Jalan pada malam hari gelap, jadi saat keluar makan malam, mintalah mobil kepada penginapan dan sepakati jam pulang. Jika ingin menikmati malam di Gili Trawangan, menginaplah di pulau alih-alih pulang hari, agar perjalanan malam berkurang.

Untuk siapa perjalanan hiburan malam ke Lombok? Kekurangannya dulu

Terus terang, daratan Lombok sulit direkomendasikan bagi yang ingin berpesta di kelab besar sampai pagi. Sebagian besar hiburan malam ada di Gili Trawangan; Kuta dan Senggigi di daratan hanya punya sedikit tempat, dan Senggigi diberitakan kehilangan pengunjung. Selama Ramadan, sebagian daerah membatasi musik dan pesta. Di Sekotong hampir tidak ada tempat hiburan malam.

Tergantung cara menikmati malam, ada pula risikonya. Minuman yang dicampur obat dan oplosan bisa mematikan, dan di Gili Trawangan jus jamur ilegal dijual kepada wisatawan. Jalan gelap pada malam hari, dan kecelakaan motor serta penjambretan terjadi. Rencanakan untuk tetap di dekat penginapan pada malam hari dan bisa memanggil mobil untuk bepergian.

Cocok bagi yang suka makan malam sambil memandang matahari terbenam dan minum satu atau dua gelas di bar, ingin melihat-lihat pasar malam dan kaki lima, atau ingin malam yang tenang di bawah bintang. Dengan membagi perjalanan antara malam yang ramai di Gili Trawangan dan malam yang tenang di Sekotong, Anda bisa menikmati keduanya.

Pertanyaan yang sering diajukan

T. Di mana tempat paling ramai di Lombok pada malam hari?

Gili Trawangan, salah satu dari tiga Gili. Wisatawan asingnya banyak, dan kafe serta bar disebut bergiliran mengadakan pesta setiap malam. Di daratan, Kuta (Mandalika) dan Senggigi punya bar, beach club, dan tempat dengan musik live.

T. Apakah bar buka selama Ramadan?

Tempat untuk wisatawan sering tetap buka, tetapi jam buka dan musik dibatasi. Selama Ramadan 2026, Kabupaten Lombok Utara diberitakan mengeluarkan surat edaran yang melarang musik keras dan pesta di hotel dan karaoke. Tanyakan kepada penginapan sebelum keluar.

T. Apakah jamur ajaib legal di Gili?

Tidak. Psilosibin yang terkandung di jamur itu diberitakan termasuk narkotika golongan I di Indonesia, dan di Gili Trawangan penjual jus campur jamur ditangkap dengan undang-undang narkotika. Indonesia menjatuhkan hukuman berat untuk kasus narkoba, termasuk hukuman mati, juga kepada WNA.

Ringkasan

Malam paling ramai di Lombok ada di Gili Trawangan, dengan bar sunset, pesta bergiliran, dan makan malam di art market. Di daratan, Kuta punya beach club dan acara di taman tepi pantai, Senggigi punya tempat yang memutar musik sampai larut malam, dan di Mataram Anda bisa menikmati kuliner malam dan pasar malam seperti warga setempat. Malam di Sekotong tenang, berpusat pada matahari terbenam dan bintang.

Minumlah di tempat untuk wisatawan, pilih merek yang jelas, dan jangan tinggalkan gelas. Tolak narkoba meski ditawari, dan minta mobil atau cidomo ke penginapan untuk pulang. Selama Ramadan aturan hiburan malam berubah, jadi tanyakan kepada penginapan sebelum keluar.

Video: lima hari di Sekotong dan Gili Trawangan

Bagian kedua tur peninjauan Lombok kami, merekam lima hari di Sekotong dan Gili (dari kanal YouTube tim kami; berbahasa Jepang)

Baca juga

Gubuk SAKURA CAFE dan payung di pantai Sekotong

SEMELAR BEACH VILLAGE

Mari menghabiskan waktu di desa Sekotong tempat kami tinggal

Sekitar 1 jam 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Ada program menginap mulai 3 malam 4 hari, dengan berkeliling pulau naik perahu nelayan dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE. Vila kami dijadwalkan selesai secara bertahap mulai 2027.

Sumber artikel ini
  • Kanal YouTube tim kami, video penjualan SAKURA CAFE (terbit 15 September 2025; berbahasa Jepang) (kawasan ramai Kuta, sirkuit dan resor kelas atas; Mataram dan Senggigi; cara tamu resor di Sekotong menghabiskan waktu)https://youtu.be/Vx9G23mdzHM
  • Kanal YouTube tim kami, tur peninjauan Lombok bagian 2, lima hari di Sekotong dan Gili (terbit 1 Desember 2025; berbahasa Jepang) (perkembangan dan keramaian Gili Trawangan, Cloud 9 dan sunset, Gunung Agung, tarif cidomo, Senggigi)https://youtu.be/QYE0qIcd_cw
  • Kanal YouTube tim kami, video pernikahan adat Sasak dan kabar tahun baru (terbit 15 Januari 2026; berbahasa Jepang) (cahaya malam dan bintang di Sekotong)https://youtu.be/-BP2-z79YMU
  • Kanal YouTube tim kami, video perkembangan pembangunan desa (terbit 21 Maret 2026; berbahasa Jepang) (makan malam di luar selama Ramadan, jam buka puasa)https://youtu.be/_bcZwW-z74c
  • Kanal YouTube tim kami, video hari ketika 1.000 orang berkumpul di tempat yang dibangun bersama warga Sasak (terbit 3 Mei 2026; berbahasa Jepang) (lapak dan wahana pada malam acara, malam yang sejuk, sunset dan Gunung Agung dari Pantai Semelar)https://youtu.be/Xt_usCPiq5Y
  • Departemen Luar Negeri AS, Indonesia Travel Advisory (hukuman narkoba termasuk hukuman mati, keracunan minuman)https://travel.state.gov/en/international-travel/travel-advisories/indonesia.html
  • Pemerintah Inggris (FCDO), informasi perjalanan Indonesia: keselamatan dan keamanan (metanol, minuman tiruan, minuman dicampur obat di Bali, Lombok, dan Gili, penjambretan)https://www.gov.uk/foreign-travel-advice/indonesia/safety-and-security
  • Kementerian Luar Negeri Jepang, halaman keselamatan luar negeri “Indonesia: data dasar keselamatan” (diperbarui 30 September 2025; berbahasa Jepang) (sikap tegas soal narkoba, minuman oplosan, keluar larut malam, jambret bermotor, izin mengemudi, jam buka saat bulan puasa, persentase Muslim)https://www.anzen.mofa.go.jp/info/pcsafetymeasure_002.html
  • Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, panduan keselamatan (Januari 2025; berbahasa Jepang) (wilayah kerja, penjualan narkoba di kelab malam dan tempat lain, vonis termasuk hukuman mati dan seumur hidup)https://www.denpasar.id.emb-japan.go.jp/files/100628602.pdf
  • Smartraveller (Pemerintah Australia), “Indonesia” (minuman dicampur obat, metanol dan arak, jamur ajaib, kecelakaan motor dan korban tenggelam di Lombok dan Kepulauan Gili)https://www.smartraveller.gov.au/destinations/asia/indonesia
  • ABC News, “Parents say teen’s methanol poisoning misdiagnosed” (10 Januari 2013) (kematian remaja 19 tahun akibat keracunan metanol setelah minum di bar di Gili Trawangan)https://www.abc.net.au/news/2013-01-10/parents-warning-over-methanol-death/4459746
  • Inside Lombok, “Jual Jus Magic Mushroom di Gili Trawangan, Dua Pemuda Diciduk Polda NTB” (4 April 2024) (dijual dicampur jus nanas, menu menurut tingkat kekuatan)https://insidelombok.id/berita-utama/jual-jus-magic-mushroom-di-gili-trawangan-dua-pemuda-diciduk-polda-ntb/
  • detikTravel, “Jualan Mushroom ke Turis Gili Trawangan, Pemilik Minimarket Diciduk Polisi” (19 September 2024) (dijual dicampur jus rasa buah kepada wisatawan asing)https://travel.detik.com/travel-news/d-7548060/jualan-mushroom-ke-turis-gili-trawangan-pemilik-minimarket-diciduk-polisi
  • detikBali, “Jual Jamur Tahi Sapi di Gili Trawangan, 5 Pelaku Ditangkap” (9 Mei 2024) (lima orang ditangkap di Gili Trawangan dengan undang-undang narkotika)https://www.detik.com/bali/hukum-dan-kriminal/d-7332097/jual-jamur-tahi-sapi-di-gili-trawangan-5-pelaku-ditangkap
  • ANTARA News Mataram, “Polisi membongkar budi daya jamur ajaib di Lombok Utara” (September 2026) (penggerebekan budi daya untuk tempat hiburan malam di Gili Trawangan; psilosibin termasuk narkotika golongan I)https://mataram.antaranews.com/berita/571345/polisi-membongkar-budi-daya-jamur-ajaib-di-lombok-utara
  • Indonesia Kaya, “Gili Trawangan: Pulau Eksotis Lombok dengan Tradisi Unik” (tradisi pesta bergiliran di kafe dan bar setiap malam, art market, larangan kendaraan bermesin, cidomo dan sepeda)https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/gili-trawangan-pulau-eksotis-lombok-dengan-tradisi-unik/
  • detikTravel, “Main ke Pasar Malam Gili Trawangan, Pasti Kenyang” (April 2015) (hidangan laut di pasar malam tepi pantai)https://travel.detik.com/cerita-perjalanan/d-5398012/main-ke-pasar-malam-gili-trawangan-pasti-kenyang
  • Tripadvisor, “Cloud 9 Beach Lounge” (tercantum di Gili Trawangan dan ulasan Agustus 2026)https://www.tripadvisor.com/Restaurant_Review-g664666-d25168235-Reviews-Cloud_9_Beach_Lounge-Gili_Trawangan_Gili_Islands_Pemenang_Lombok_West_Nusa_Tengg.html
  • ITDC, “The Mandalika Attraction” (Mandalika Beach Club, jalur pejalan kaki 1,4 km di Kuta Beach Park)https://www.itdc.co.id/portofolio-category/the-mandalika/attraction-20200212094600
  • Tripadvisor, “Mandalika Beach Club” (tercantum di Kuta dan ulasan Juni 2026)https://www.tripadvisor.com/Restaurant_Review-g2155769-d26837060-Reviews-Mandalika_Beach_Club-Kuta_Lombok_West_Nusa_Tenggara.html
  • ITDC, “Kuta Lane, Landmark Baru di Kawasan The Mandalika” (30 Juni 2023) (jalan dan panggung yang menghubungkan Bazaar Mandalika dan Kuta Beach Park)https://www.itdc.co.id/press-release/kuta-lane-landmark-baru-di-kawasan-the-mandalika-20230630144510
  • ITDC, “Hari Terakhir MyLombok Street Food Festival 2024, 7.152 Pengunjung Padati Bazaar Mandalika” (29 Desember 2024) (tanggal festival, pertunjukan, jumlah pengunjung)https://www.itdc.co.id/press-release/hari-terakhir-mylombok-street-food-festival-2024-7152-pengunjung-padati-bazaar-mandalika-20241229084612
  • Paradiso, “Mandiri Festival Mandalika di Kuta Beach Park, The Mandalika Sedot 17.518 Wisatawan” (2 Januari 2025) (jumlah pengunjung dan kembang api acara malam tahun baru 2024)https://paradiso.co.id/mandiri-festival-mandalika-di-kuta-beach-park-the-mandalika-sedot-17-518-wisatawan/
  • Inside Lombok, “Tempat Hiburan di Senggigi Sepi, Pengusaha Didorong Berkreasi” (8 Februari 2023) (berkurangnya pengunjung tempat hiburan Senggigi)https://insidelombok.id/berita-utama/tempat-hiburan-di-senggigi-sepi-pengusaha-didorong-berkreasi/
  • Inside Lombok, “Bising Live Musik Ganggu Istirahat Wisatawan, SHA Minta Hiburan Malam di Senggigi Diatur” (15 September 2026) (keluhan musik live, jam operasional yang diminta asosiasi hotel)https://insidelombok.id/lombok-barat/bising-live-musik-ganggu-istirahat-wisatawan-sha-minta-hiburan-malam-di-senggigi-diatur/
  • Inside Lombok, “Tempat Hiburan Malam di Senggigi Masih Ada yang Melanggar Jam Buka Selama Ramadan” (12 Maret 2025) (jam buka saat Ramadan di Lombok Barat dan pelanggarannya)https://insidelombok.id/lombok-barat/tempat-hiburan-malam-di-senggigi-masih-ada-yang-melanggar-jam-buka-selama-ramadan/
  • Poros Lombok, “Turis Asing Wajib Tertutup, Simak Aturan Ramadhan Ketat Bupati Lombok Utara” (18 Februari 2026) (surat edaran Ramadan Lombok Utara)https://poroslombok.com/lombok-utara/turis-asing-wajib-tertutup-simak-aturan-ramadhan-ketat-bupati-lombok-utara/
  • ANTARA News Mataram, “Kampung Kuliner Ramadhan Mataram hidupkan UMKM” (5 Februari 2026) (kampung kuliner di Teras Udayana dan jam bukanya)https://mataram.antaranews.com/berita/528986/kampung-kuliner-ramadhan-mataram-hidupkan-umkm
  • Liputan6, “Jalan-Jalan ke Mataram, Ini 5 Rekomendasi Kuliner Malam Lombok” (6 Oktober 2022) (kuliner malam di Mataram)https://www.liputan6.com/regional/read/5089149/jalan-jalan-ke-mataram-ini-5-rekomendasi-kuliner-malam-lombok
  • Radar Lombok, “Mengunjungi Pasar Malam dan Hiburan Rona-Rona” (23 Januari 2018) (jam buka dan tiket masuk pasar malam dengan wahana di Mataram)https://radarlombok.co.id/mengunjungi-pasar-malam-dan-hiburan-rona-rona.html
よかったらシェアしてね!
  • URLをコピーしました!
  • URLをコピーしました!
Perahu dan seseorang di pantai pada pagi keliling pulau

SEMELAR BEACH VILLAGE

Menginap di tepi laut Sekotong, Lombok

Sekitar 1 jam 10 menit bermobil dari Bandara Internasional Lombok. Program menginap mulai 3 malam dengan keliling pulau naik perahu warga, bisa dipesan sekarang. Vila dibuka bertahap mulai awal 2027.

この記事を書いた人

Daftar isi