Informasi per November 2026
“Katanya Bali tidak aman, benarkah?” “Apakah aman untuk perempuan atau pergi sendirian?” Banyak orang punya keraguan seperti ini sebelum pertama kali ke Bali. Informasi keamanan di internet penuh dengan potongan pengalaman pribadi, sehingga sulit menilai mana yang bisa dipercaya. Artikel ini memisahkan apa yang sebenarnya tertulis dalam peringatan perjalanan resmi pemerintah tentang Bali dari jenis masalah yang umum dialami wisatawan. Kami menjalankan program menginap di Sekotong, Lombok, pulau di sebelah Bali, dan menyampaikan faktanya di sini tanpa melebih-lebihkan atau mengecilkannya.
Yang dibahas dalam artikel ini
- ✓Bagaimana pemerintah AS, Inggris, dan Australia menilai Bali dan Indonesia
- ✓Masalah yang benar-benar dialami wisatawan, dan cara menghadapinya
- ✓Hal yang perlu diperhatikan perempuan dan pelancong solo
- ✓Kawasan hiburan malam, dan memilih tempat menginap yang lebih tenang
Singkatnya
Tidak ada pemerintah yang menandai Bali sebagai daerah berbahaya: AS menempatkan Indonesia secara keseluruhan di Level 2, “Exercise increased caution”, dan hanya dua provinsi Papua yang lebih tinggi. Namun seperti kawasan wisata lain, copet, harga yang digelembungkan, penipuan, dan kecelakaan lalu lintas adalah risiko nyata. Pisahkan gambaran tingkat negara dari kewaspadaan di tempat menginap dan dalam kegiatan Anda.
Bagaimana peringatan perjalanan pemerintah menilai Bali?
“Keamanan” mencakup dua hal yang berbeda: peringatan resmi untuk negara secara keseluruhan, dan kejahatan kecil yang terjadi di kawasan wisata. Mulailah dari peringatan resmi. Peringatan Departemen Luar Negeri AS untuk Indonesia, yang dikeluarkan pada 7 Juli 2026, ada di Level 2, “Exercise increased caution”, dari skala empat tingkat. Hanya Papua Tengah dan Papua Pegunungan yang berada di Level 4, “Do not travel”, karena kerusuhan sipil. Bali tidak dinilai tersendiri. Smartraveller Australia menyarankan “kewaspadaan tingkat tinggi” untuk Indonesia secara keseluruhan dan meminta warganya mempertimbangkan kembali perjalanan ke dua provinsi Papua yang sama, juga tanpa penilaian tersendiri untuk Bali.
Peringatan AS juga mencatat bahwa unjuk rasa sering terjadi di Indonesia dan bisa berubah menjadi kekerasan. Pemerintah Inggris menyarankan menjauhi semua unjuk rasa dan demonstrasi. Bali terutama adalah pulau wisata dan jarang menjadi pusat unjuk rasa, tetapi saat unjuk rasa nasional akhir Agustus 2025, demonstrasi juga dilaporkan di Denpasar pada 30 Agustus. Peringatan diperbarui mengikuti situasi, jadi periksa lagi menjelang keberangkatan, jangan hanya mengandalkan yang dibaca berbulan-bulan sebelumnya.
Bagi wisatawan asing, ada baiknya mendaftar layanan peringatan atau pendaftaran perjalanan dari pemerintah negaranya. Peserta yang terdaftar menerima informasi keamanan lewat surel dan bisa dihubungi jika terjadi insiden, kecelakaan, atau bencana alam besar selama perjalanan. Pendaftaran biasanya gratis dan cepat, dan layak dilakukan untuk tujuan mana pun, bukan hanya Bali.
Perhatian
- Penilaian bisa berbeda dalam satu negara: di Indonesia, dua provinsi Papua dinilai sangat berbeda dengan wilayah lainnya
- Peringatan diperbarui: periksa informasi terbaru menjelang keberangkatan
- Tingkat rendah bukan berarti tanpa risiko: kejahatan kecil tetap terjadi, jadi baca juga bagian berikutnya
Masalah yang benar-benar dialami wisatawan, dan cara menghadapinya
Tingkat peringatan yang tidak tinggi bukan berarti tidak ada masalah. Yang benar-benar dialami wisatawan di Bali jauh lebih sering berupa kejahatan kecil dan sengketa uang daripada kejahatan dengan kekerasan: copet, jambret, dan harga yang digelembungkan. Ada laporan pengendara sepeda motor yang datang dari belakang dan merampas tas, serta ponsel dan barang berharga yang diambil di restoran ramai dan di pantai. Pemerintah Inggris menyebut penjambretan tas sering dilaporkan di Bali. Pegang tas di depan tubuh, jangan meninggalkan barang berharga di meja atau di atas pelampung, dan simpan paspor di brankas hotel, cukup bawa fotokopi atau foto di ponsel.
Kecurangan di tempat penukaran uang dan oleh taksi adalah masalah klasik lainnya. Tempat penukaran uang dengan kurs yang terlalu bagus bisa memotong biaya belakangan atau salah menghitung uang, jadi pilih tempat berizin yang jelas; pemerintah Inggris menyarankan mencari logo Bank Indonesia dan kode QR yang bisa diperiksa, dan menghitung uang yang diterima saat itu juga. Untuk transportasi, pemerintah Inggris menyarankan perusahaan taksi resmi seperti Bluebird, dan aplikasi seperti Grab juga mengurangi sengketa tarif. Penipuan yang diawali orang asing yang minta melihat uang dari negara Anda, atau yang tiba-tiba bersikap sangat ramah, juga dilaporkan, dan Smartraveller secara khusus memperingatkan penipuan judi kartu di Bali. Jangan terpancing; tinggalkan tempat itu. Tolak dengan tegas pedagang atau calo yang memaksa, dan jika perlu masuklah ke toko atau gedung yang ramai.
← Tabel bisa digeser ke samping
| Jenis masalah | Tempat terjadinya | Langkah dasar |
|---|---|---|
| Copet dan jambret | Jalan ramai, pantai, pelaku bersepeda motor | Pegang tas di depan; jangan tinggalkan barang berharga |
| Kecurangan penukaran uang | Kios kecil dengan kurs terlalu bagus | Gunakan tempat berizin; hitung uang saat itu juga |
| Sengketa tarif taksi | Taksi di jalan, tarif tawar-menawar | Gunakan perusahaan taksi besar atau aplikasi |
| Penipuan di jalan | Sapaan tiba-tiba di kawasan wisata | Akhiri percakapan dan pergi |
| Kecelakaan lalu lintas | Mengendarai motor sewaan, menyeberang jalan ramai | Jika tidak terbiasa, pakai sopir atau transportasi daring |
Kecenderungan umum; tidak semua wisatawan mengalaminya (per November 2026).
Kecelakaan lalu lintas adalah risiko lain yang mudah terlupakan. Lalu lintas di Bali padat, dan wisatawan memang mengalami kecelakaan dengan sepeda motor sewaan. Polda Bali mencatat 8.256 kecelakaan lalu lintas di Bali sepanjang 2024, dengan 622 korban meninggal, 21 di antaranya warga negara asing. Smartraveller menyebut kecelakaan sepeda motor telah menewaskan dan melukai warga Australia terutama di Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili, dan pemerintah Inggris melaporkan peningkatan besar kecelakaan sepeda motor di Bali. Indonesia hanya menjadi pihak Konvensi Wina 1968 tentang lalu lintas jalan, jadi berlaku atau tidaknya SIM Internasional wisatawan asing bergantung pada jenis yang dikeluarkan negaranya. Jika tidak terbiasa naik motor, jangan memaksakan diri: gunakan transportasi daring atau sewa mobil dengan sopir.
Hal yang perlu diperhatikan perempuan dan pelancong solo
Saat bepergian sendiri, terutama sebagai perempuan, Anda lebih sering mengambil keputusan sendirian. Pilih hotel dengan banyak ulasan dan informasi lokasi serta resepsionis 24 jam. Jangan berjalan jauh sendirian pada malam hari; gunakan transportasi daring atau taksi yang dipesan hotel, dan beri tahu keluarga atau teman tempat menginap dan rencana kasar Anda. Langkah dasar ini sudah menghilangkan banyak risiko.
Pemerintah Inggris menyebut laporan kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual tinggi di Bali dan Lombok, dan bahwa pencampuran obat ke dalam minuman yang berkaitan dengan kekerasan seksual pernah dilaporkan di Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili. Perhatikan minuman Anda saat dibuat, jangan menerima minuman dari orang asing, dan jangan memberi tahu nomor kamar atau nama hotel kepada orang yang baru dikenal. Pemerintah Inggris juga memperingatkan keracunan metanol dari minuman yang dibeli di bar, toko, dan hotel berizin di kawasan wisata; metanol tidak bisa dikenali dari rasa atau bau. Tidak perlu takut berlebihan, tetapi menaikkan sedikit batas kepercayaan kepada orang yang belum dikenal adalah sikap yang wajar. Saat memilih hotel, lihat juga jam layanan resepsionis dan ulasan dari tamu perempuan atau pelancong solo, bukan hanya harganya.
Kawasan hiburan malam
Gambar: Tetap aman di kawasan hiburan malam
Kawasan yang ramai sampai larut malam, seperti Kuta, menarik orang yang sudah minum dan orang yang mencari hiburan malam, sehingga copet dan masalah kecil cenderung lebih sering terjadi daripada siang hari. Tidak perlu menghindari keluar malam, tetapi berjalan di jalan utama, membawa barang seminimal mungkin, tidak minum terlalu banyak, dan tidak masuk sendirian ke gang sepi larut malam sudah menghindarkan sebagian besar risiko. Menanyakan kondisi kawasan malam itu kepada staf hotel atau restoran juga membantu.
Yang bisa disiapkan sebelum berangkat
Gambar: Empat persiapan sebelum berangkat
Sebagian besar keamanan ditentukan sebelum tiba. Simpan salinan atau foto halaman identitas paspor, tiket, dan polis asuransi perjalanan terpisah dari aslinya, agar penggantian lebih cepat jika hilang atau dicuri. Wisatawan asing sebaiknya mencatat kontak kedutaan atau konsulat negaranya di Indonesia serta nomor darurat penerbit kartu.
Jangan membawa semua uang tunai di satu tempat: pisahkan di dompet, tas, dan koper agar satu kali pencurian tidak menghabiskan semuanya. Bawa juga alamat dan nomor telepon penginapan di kertas, untuk berjaga-jaga jika baterai ponsel habis atau sinyal hilang. Langkah kecil ini memengaruhi bukan hanya kemungkinan terjadinya masalah, tetapi juga besarnya kerugian dan cepatnya penyelesaian. Asuransi perjalanan juga bagian dari persiapan ini: perlindungan atas pencurian dan kerusakan, serta biaya pengobatan saat cedera atau sakit, sangat mengurangi beban setelahnya. Departemen Luar Negeri AS mencatat bahwa rumah sakit di Indonesia biasanya meminta pembayaran di muka dari wisatawan asing.
Memilih tempat menginap yang lebih tenang
Jika ingin mengurangi kekhawatiran dari akarnya, Anda bisa menginap jauh dari kawasan hiburan malam yang ramai. Daerah pedalaman seperti Ubud, atau Lombok yang bisa dicapai dari Bali dengan kapal atau pesawat, tidak sepadat itu, sehingga masalah khas keramaian kawasan wisata relatif lebih jarang. Perbedaan suasana kedua pulau kami bahas di Bali atau Lombok. Jika ingin merasakan keramaian Bali sekaligus waktu yang tenang, menggabungkan Bali dengan daerah yang lebih tenang adalah salah satu pilihan.
Catatan dari Sekotong
Sekotong, di barat daya Lombok, adalah daerah tenang yang berpusat pada kehidupan desa, dan malamnya sepi. Itu tidak berarti boleh lengah: menjaga barang berharga tetap penting di sini. Namun keramaian dan sapaan terus-menerus seperti di jalan tersibuk Bali jauh lebih sedikit. Jika melanjutkan perjalanan dari Bali, rutenya dibahas di cara dari Bali ke Sekotong.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q. Bali ada di tingkat peringatan berapa?
Bali tidak dinilai tersendiri. Per November 2026, AS menempatkan Indonesia secara keseluruhan di Level 2, “Exercise increased caution” (7 Juli 2026), dan hanya Papua Tengah dan Papua Pegunungan yang berada di Level 4. Australia menyarankan kewaspadaan tingkat tinggi untuk seluruh Indonesia. Periksa informasi terbaru sebelum berangkat.
Q. Amankah Bali untuk perempuan yang bepergian sendiri?
Banyak perempuan berwisata sendiri di Bali, tetapi langkah dasar tetap perlu: batasi keluar sendirian pada malam hari, gunakan transportasi daring, beri tahu keluarga tempat menginap, dan jaga minuman. Tidak perlu takut, tetapi jangan lengah.
Q. Amankah berjalan di Kuta pada malam hari?
Jalan utama ramai dilalui orang. Hindari berjalan sendirian ke gang sepi, jangan membawa terlalu banyak barang berharga, dan jangan minum berlebihan.
Q. Perlukah asuransi perjalanan?
Mengingat risiko sakit dan cedera selain pencurian, asuransi perjalanan memberi ketenangan, dan rumah sakit biasanya meminta pembayaran di muka. Jika mengandalkan asuransi bawaan kartu kredit, periksa cakupan dan syaratnya sebelum berangkat.
Bacaan terkait
- Apakah Lombok berbahaya?Keamanan di Lombok dan hal yang perlu diwaspadai
- Bali atau LombokPerbandingan dua pulau, termasuk tingkat keramaiannya
Kesimpulan
Menurut peringatan resmi, Bali bukan daerah yang perlu dihindari: AS menempatkan Indonesia secara keseluruhan di Level 2, dan hanya dua provinsi Papua yang lebih tinggi. Meski begitu, sebagai kawasan wisata, Bali memiliki masalah nyata seperti copet, harga yang digelembungkan, dan kecelakaan lalu lintas. Pisahkan gambaran tingkat negara dari kewaspadaan di tempat menginap dan dalam kegiatan Anda, dan biasakan langkah dasar dalam menjaga barang berharga dan memilih transportasi. Tidak perlu membatalkan perjalanan karena takut, dan tidak ada alasan menganggap tingkat yang rendah berarti tidak akan terjadi apa-apa.
Jika kawasan hiburan malam yang ramai membuat Anda khawatir, menginaplah di tempat yang lebih tenang, atau tambahkan beberapa hari di Lombok yang lebih sepi. Peringatan diperbarui mengikuti situasi, jadi periksa informasi terbaru sebelum berangkat dan susun rencana yang tidak terlalu padat. Langkah kecil seperti mendaftar layanan peringatan dan memisahkan uang tunai membuat perjalanan lebih tenang.

SEMELAR BEACH VILLAGE
Mari menghabiskan waktu di desa Sekotong tempat kami tinggal
Sekitar 1 jam 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Ada program menginap mulai 3 malam 4 hari, dengan berkeliling pulau naik perahu nelayan dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE. Vila kami dijadwalkan selesai secara bertahap mulai 2027.
Sumber yang dipakai dalam artikel ini
- Departemen Luar Negeri AS, “Indonesia Travel Advisory” (Level 2, 7 Juli 2026; Level 4 untuk Papua Tengah dan Papua Pegunungan; unjuk rasa)https://travel.state.gov/en/international-travel/travel-advisories/indonesia.html
- GOV.UK, “Indonesia travel advice: Safety and security” (diperbarui 18 September 2026; jambret di Bali, penukaran uang, taksi, kekerasan seksual dan obat dalam minuman, metanol, kecelakaan sepeda motor, SIM)https://gov.uk/foreign-travel-advice/indonesia/safety-and-security
- Smartraveller (Pemerintah Australia), “Indonesia” (tingkat peringatan, Papua, penipuan judi kartu di Bali, kecelakaan sepeda motor)https://www.smartraveller.gov.au/destinations/asia/indonesia
- detikBali, “622 Orang Tewas Kecelakaan di Bali Selama 2024, Termasuk 21 WNA” (30 Desember 2024; data Polda Bali)https://www.detik.com/bali/berita/d-7710303/622-orang-tewas-kecelakaan-di-bali-selama-2024-termasuk-21-wna
- Wikipedia, “August 2025 Indonesian protests” (unjuk rasa di Denpasar pada 30 Agustus 2025)https://en.wikipedia.org/wiki/August_2025_Indonesian_protests
