Cara ke Sumbawa dari Lombok: Feri, Pesawat, Selancar, dan Hiu Paus

“Di mana Pulau Sumbawa?” “Bagaimana cara menyeberang dari Lombok?” “Apa saja yang ada selain selancar dan hiu paus?” Saat menyusun rencana perjalanan ke Lombok, mungkin Anda juga penasaran dengan Sumbawa, pulau tetangga di sebelah timur. Jawaban singkatnya, cara yang umum adalah naik feri umum dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur selama sekitar 1 jam 30 menit, atau terbang dengan penerbangan domestik dari Bandara Internasional Lombok ke Sumbawa Besar atau Bima. Tempat-tempat menariknya tersebar di barat, tengah, dan timur pulau, jadi pilih pintu masuk sesuai tujuan Anda.

Artikel ini disusun dari sumber yang benar-benar bisa kami buka dan baca: pemberitaan tentang tarif feri, kajian tim dukungan logistik di bawah PBB, informasi resmi gunung api, situs berita lingkungan Mongabay, buku panduan wisata Inggris Rough Guides, dan lainnya. Hal yang tidak dapat kami pastikan kami sebutkan di bagian terkait.

Artikel ini ditujukan bagi Anda yang menimbang untuk menambah beberapa hari ke Sumbawa dalam perjalanan ke Lombok, dan bagi yang tertarik dengan ombak Sumbawa Barat, hiu paus Teluk Saleh, atau Gunung Tambora.

Informasi per Oktober 2026

Yang akan Anda ketahui dari artikel ini

  • ✓Letak Sumbawa, serta hubungan kota utama, bandara, dan pelabuhannya
  • ✓Feri Kayangan–Poto Tano: waktu tempuh, tarif, dan cara membeli tiket
  • ✓Penerbangan dari Lombok ke Sumbawa Besar dan Bima
  • ✓Spot selancar Sumbawa Barat dan Hu’u, hiu paus Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora
  • ✓Berapa hari yang dibutuhkan, serta kondisi penginapan dan transportasinya

KESIMPULAN

Sumbawa adalah pulau tepat di sebelah timur Lombok dan termasuk provinsi yang sama, Nusa Tenggara Barat. Lewat laut, feri umum dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur ke Pelabuhan Poto Tano di ujung barat Sumbawa memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit; tarif dewasa Rp18.800 menurut penyesuaian tarif Maret 2022. Lewat udara, catatan penerbangan Oktober 2026 menunjukkan Wings Air terbang Lombok–Bima setiap hari dan Sumbawa Besar–Lombok lima kali seminggu. Ombak terkenal di Sumbawa Barat untuk peselancar mahir, dan hiu paus Teluk Saleh dikunjungi lewat paket wisata desa. Karena tempat-tempat menariknya berjauhan, batasi tujuan menjadi satu atau dua, dan sediakan waktu 3–5 hari seperti saran Rough Guides.

Daftar isi

Di mana Sumbawa? Tetangga timur Lombok, di provinsi yang sama

Sumbawa adalah pulau yang bersambung dengan Lombok di sebelah timur, dan termasuk provinsi yang sama, Nusa Tenggara Barat. Menurut Rough Guides, pulau ini lebih besar dari gabungan Bali dan Lombok, dan warganya menyebut bagian barat “Sumbawa” dan bagian timur “Bima”. Letak pelabuhan di Lombok kami rangkum di peta Pulau Lombok.

Dari barat ke timur, kota-kota utamanya adalah Taliwang di dekat pesisir barat, Sumbawa Besar di tengah pesisir utara, Dompu dan Bima di timur, serta Sape di pesisir timur. Bandara ada di Sumbawa Besar dan Bima, dan feri dari Lombok tiba di Pelabuhan Poto Tano di ujung barat.

Sebagian besar penduduknya beragama Islam, dan Rough Guides menyarankan berpakaian sopan di luar pantai.

Bagaimana menyeberang dengan feri dari Lombok? Kayangan–Poto Tano: waktu dan tarif

Penyeberangan laut yang umum dari Lombok adalah feri umum dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur ke Pelabuhan Poto Tano di ujung barat Sumbawa, yang dioperasikan BUMN penyeberangan ASDP. Menurut kajian Logistics Cluster di bawah PBB, jaraknya sekitar 19 km dan waktu tempuhnya sekitar 1 jam 30 menit, dengan rute yang dipengaruhi musim hujan dan angin.

Harian bisnis Bisnis Indonesia memberitakan bahwa sejak penyesuaian tarif 1 Maret 2022, tarif dewasa menjadi Rp18.800 per orang dan bayi usia 2 tahun ke bawah Rp5.200. Dalam penyesuaian yang sama, mobil (panjang sampai 5 m) Rp505.700 dan sepeda motor di bawah 500 cc Rp68.100. Pada masa diskon 10 Juni–31 Juli 2025, tarif dewasa Rp14.800 (Bisnis.com, 13 Juni 2025). Tarif normal per Oktober 2026 tidak dapat kami pastikan.

Tiket bisa dibeli lewat layanan pemesanan ASDP, Ferizy, melalui aplikasi atau situsnya (trip.ferizy.com). Menurut pemberitaan Juli 2024, Kayangan dan Poto Tano termasuk 28 pelabuhan yang melayani pemesanan daring, dan pemesanan bisa dilakukan sejak 60 hari sebelum keberangkatan. Menurut kantor berita Antara (Juli 2024), di pelabuhan-pelabuhan ini sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Berapa kali kapal berangkat per hari dan pada jam berapa, serta berapa lama perjalanan mobil dari bandara atau Sekotong ke Pelabuhan Kayangan, tidak dapat kami pastikan. Cek jadwal dan tarif di aplikasi, dan lama perjalanan darat kepada penyedia mobil Anda.

← Tabel dapat digeser ke samping

HalFeri (Kayangan–Poto Tano)Pesawat (Lombok–Sumbawa Besar)Pesawat (Lombok–Bima)
Waktu tempuhSekitar 1 jam 30 menitJadwal sekitar 40 menitJadwal sekitar 1 jam 5 menit
FrekuensiTidak dapat kami pastikan5 kali seminggu dari Sumbawa Besar (Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu)1 kali sehari dari Lombok
Perkiraan biayaDewasa Rp18.800 (penyesuaian Maret 2022)Tidak dicantumkan, berubah menurut waktuTidak dicantumkan, berubah menurut waktu
Cocok untukSumbawa Barat (ombak di Maluk dan Sekongkang)Sumbawa bagian tengah, Pulau Moyo, Teluk SalehSumbawa bagian timur, Gunung Tambora, Hu’u

*Feri dari kajian Logistics Cluster PBB dan pemberitaan Bisnis Indonesia; pesawat dari catatan situs pelacak penerbangan Airportia (per Oktober 2026).

Lewat udara: Bandara Sumbawa Besar dan Bandara Bima

Lewat udara, ada penerbangan dari Bandara Internasional Lombok ke Bandara Sumbawa Besar (SWQ) dan Bandara Bima (nama resminya Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, BMU). Menurut catatan situs pelacak penerbangan Airportia, per Oktober 2026 Wings Air terbang Lombok–Bima satu kali sehari (jadwal berangkat 14.20, tiba 15.25) dan Sumbawa Besar–Lombok lima kali seminggu (Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu; jadwal berangkat 10.30, tiba 11.10).

Rute Wings Air Bima–Labuan Bajo (empat kali seminggu) dibuka pada 11 Juni 2025, dan penerbangan harian Bima–Denpasar juga diberitakan, tetapi kami tidak dapat memastikan apakah keduanya masih beroperasi per Oktober 2026. Harga tiket sangat bervariasi menurut waktu pemesanan, sehingga tidak kami cantumkan. Catatan penerbangan yang sama juga menunjukkan ada hari ketika penerbangan Lombok–Bima berangkat terlambat hampir satu jam.

Gambar: Dua cara dari Lombok ke Sumbawa

Lewat laut Bandara Internasional Lombok Lombok bagian tengah-selatan Mobil (waktu tempuh tidak dapat dipastikan) Pelabuhan Kayangan Lombok Timur Feri sekitar 1 jam 30 menit (sekitar 19 km) Pelabuhan Poto Tano Ujung barat Sumbawa Mobil Sumbawa Barat (Maluk, Sekongkang) Lebih ke timur: Sumbawa Besar, Dompu, Bima Lewat udara (Wings Air) Lombok dan Sumbawa Besar Sekitar 40 menit, 5 kali seminggu (dari Sumbawa Besar) Lombok dan Bima Sekitar 1 jam 5 menit, setiap hari (dari Lombok)
Keterangan gambar: feri dari kajian Logistics Cluster PBB, pesawat dari catatan Airportia (per Oktober 2026). Frekuensi dan jadwal bisa berubah.

Di mana berselancar? Sumbawa Barat dan Hu’u (Lakey Peak)

Ombak di Sumbawa secara garis besar terbagi di dua kawasan: Sumbawa Barat (sekitar Maluk dan Sekongkang) dan Hu’u di selatan Dompu. Menurut Rough Guides, di Sumbawa Barat ada Supersucks di dekat Maluk, Yo-Yo’s di pantai Sekongkang, dan Scar Reef di dekat Jereweh, sedangkan di Hu’u berjajar Lakey Peak, Lakey Pipe, Periscopes, Nungas, dan Cobblestones.

Saat memperkenalkan kompetisi internasional di Sumbawa Barat pada 2018, situs resmi pariwisata Indonesia menggambarkan Yo-Yo’s sebagai “ombak kanan yang berongga, mudah menangkap swell, dan bisa mencapai sekitar 3 m”, Scar Reef sebagai “ombak kiri yang cepat, butuh swell besar, dan pecah di atas karang hidup yang dangkal”, dan Supersucks sebagai “ombak kiri yang berat dan menuntut keterampilan tinggi”. Tidak satu pun cocok untuk latihan pemula. Untuk ombak tingkat pemula hingga menengah di Lombok sendiri, lihat panduan lengkap spot selancar Lombok yang disusun per kawasan.

Situs yang sama menjelaskan rutenya: taksi dari Bandara Internasional Lombok ke Pelabuhan Kayangan, feri ke Pelabuhan Poto Tano, lalu mobil ke pantai di Maluk atau Ratung. Waktu tempuh dari Pelabuhan Poto Tano ke Maluk tidak dapat kami pastikan. Rough Guides menyebut April–Oktober sebagai musim ombak yang baik, dan penginapan murah untuk peselancar ada di Maluk, Benete, dan Hu’u.

Bisakah melihat hiu paus di Teluk Saleh?

Teluk Saleh adalah teluk besar di sisi utara Sumbawa. Menurut Mongabay, di sekitar Desa Labuhan Jambu yang menghadap teluk, hiu paus bisa dilihat setiap hari, datang untuk memakan ikan-ikan kecil yang berkumpul di bagan, bangunan penangkap ikan yang tersebar di teluk.

Dalam laporan 2019 di situs yang sama, 49 ekor teridentifikasi antara September 2017 dan Agustus 2018, dan 8 dari 12 ekor yang dipasangi penanda satelit tetap berada di teluk sepanjang masa penelitian. Teluk Saleh disebut sebagai satu-satunya tempat di Indonesia yang terkonfirmasi menjadi tempat tinggal hiu paus sepanjang tahun seperti ini.

Kunjungan dilakukan lewat paket yang dimulai desa pada September 2018 dan dikelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa. Menurut laporan 2019, ada dua jenis paket: masuk ke desa lewat darat dan menginap di rumah warga, atau berangkat dengan perahu, dan hiu paus dilihat dari bagan. Harga paket sudah termasuk kontribusi konservasi Rp100.000 per paket, yang dipakai untuk memperbaiki jaring nelayan yang robek karena tersangkut hiu paus. Harga per Oktober 2026, waktu terbaik untuk melihat, dan lama perjalanan dari Sumbawa Besar tidak dapat kami pastikan.

Karena hiu paus datang ke ikan kecil yang berkumpul di sekitar bagan, yaitu makanan yang terkumpul akibat aktivitas manusia, ada kemiripan dengan perdebatan soal pemberian makan hiu paus di Oslob, Cebu. Aturan berenang di Teluk Saleh tidak dapat kami pastikan, jadi tanyakan kepada penyedia paket.

Seperti apa Pulau Moyo dan Gunung Tambora?

Pulau Moyo terletak di lepas pantai utara Sumbawa. Menurut Mongabay (2019), keputusan Menteri Kehutanan tahun 1986 menetapkannya sebagai taman buru dan taman wisata alam laut (total 22.250 hektare, termasuk 6.000 hektare perairan), dan Air Terjun Mata Jitu berjarak sekitar 7 km dari dermaga Desa Labuan Aji di selatan pulau.

Keterangan tentang perahu ke pulau ini berbeda menurut sumber. Mongabay menyebut sekitar 2 jam dari Pantai Jempol di sisi Sumbawa tanpa jadwal tetap, sedangkan pemberitaan lokal 2023 (detik) menyebut sekitar 30 menit dari dermaga Jembatan Polak di Sumbawa Besar. Pastikan kepada penyedia perjalanan Anda. Di pulau ini ada resor mewah Amanwana (detik), sementara jalan yang buruk dan minimnya papan petunjuk disebut sebagai masalah (Mongabay).

Gunung Tambora adalah gunung api di Semenanjung Sanggar, Sumbawa bagian utara, yang membentang di Kabupaten Bima dan Dompu. Menurut Global Volcanism Program (GVP) Smithsonian Institution, tingginya 2.850 m, dan letusan 1815 adalah letusan besar dengan indeks letusan gunung api (VEI) 7. Hujan abu menghancurkan lahan pertanian dan diperkirakan 60.000 orang meninggal, meninggalkan kaldera selebar sekitar 6 km dan sedalam sekitar 1.250 m. Rough Guides menyebut letusan ini menyebabkan “Tahun Tanpa Musim Panas” pada 1816. Kawasan ini menjadi geopark nasional pada 2017, dan diberitakan diusulkan pada 2026 sebagai calon UNESCO Global Geopark.

Menurut Antara pada April 2025, ada empat jalur pendakian resmi, dua di sisi Dompu dan dua di sisi Bima. Tahun itu jalur ditutup sekitar tiga bulan sejak 2 Januari karena cuaca buruk dan dibuka kembali pada 13 April. Pada Oktober tahun yang sama, balai taman nasional menutup empat jalur tidak resmi. Situs resmi pariwisata Indonesia menyarankan pendakian bersama pemandu lokal, dan Rough Guides memperkirakan 2–3 hari untuk mencapai puncak.

Yang perlu diwaspadai adalah aktivitas vulkanik. Menurut laporan mingguan GVP, pada 10 Maret 2026 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status menjadi level 2 dari 4 setelah gempa vulkanik meningkat, dan meminta masyarakat tidak memasuki radius 3 km dari pusat kawah. Status dan buka-tutup jalur pendakian per Oktober 2026 tidak dapat kami pastikan, jadi cek ke balai taman nasional dan informasi resmi gunung api sebelum mendaki.

Berapa hari yang dibutuhkan? Penginapan, transportasi, dan keamanan

Rough Guides menyarankan 3–5 hari untuk Sumbawa. Untuk berselancar di Sumbawa Barat, menyeberang dengan feri lalu menginap di sana; untuk Pulau Moyo atau Teluk Saleh, berangkat dari sisi Sumbawa Besar; untuk Gunung Tambora, sediakan 2–3 hari untuk pendakian saja. Jika menggabungkan beberapa tujuan, waktu perjalanannya saja sudah memakan banyak hari.

Gambar: Tempat menarik di Sumbawa dari barat ke timur (skema)

Barat: Sumbawa Barat • Pintu masuk: Pelabuhan Poto Tano (feri) • Ombak: Supersucks (dekat Maluk) • Ombak: Yo-Yo’s (Sekongkang) • Ombak: Scar Reef (dekat Jereweh) Tengah dan pesisir utara: Sumbawa Besar • Pintu masuk: Bandara Sumbawa Besar (SWQ) • Pulau Moyo: kawasan lindung, Air Terjun Mata Jitu • Teluk Saleh: hiu paus (Desa Labuhan Jambu) Timur: Dompu dan Bima • Pintu masuk: Bandara Bima (BMU) • Gunung Tambora: 2.850 m, letusan besar 1815 Status naik ke level 2 pada Maret 2026 • Ombak: Lakey Peak di Hu’u (selatan Dompu)
Keterangan gambar: skema posisi relatif; skala dan arah tidak akurat. Berdasarkan sumber dalam artikel ini, termasuk Rough Guides, Mongabay, dan GVP.

Menurut Rough Guides, jalan utama dari Taliwang ke Sape umumnya dalam kondisi baik, mobil biasanya disewa lewat hotel, dan sepeda motor bisa disewa di kota-kota besar. Waktu tempuh antarkota tidak dapat kami pastikan. Selain di Pulau Moyo, penginapan umumnya sederhana. Rough Guides menyebut musim hujan berlangsung November–April, ketika sebagian toko dan fasilitas wisata tutup. Ini satu bulan lebih panjang dibanding pembagian yang kami gunakan untuk Lombok (musim hujan November–Maret, musim kemarau April–Oktober).

Soal keamanan, kami tidak dapat memastikan informasi resmi terbaru yang khusus tentang Sumbawa untuk artikel ini. Wisatawan asing sebaiknya memeriksa imbauan perjalanan pemerintah negaranya sebelum berangkat.

  • ✓Sudahkah Anda mengecek jadwal dan tarif feri di aplikasi Ferizy?
  • ✓Jika naik pesawat, sudahkah Anda memastikan ada penerbangan pada hari yang diinginkan?
  • ✓Jika mendaki Gunung Tambora, sudahkah Anda mengecek status gunung dan buka-tutup jalur?
  • ✓Untuk Teluk Saleh, sudahkah Anda menanyakan harga paket, waktu, dan aturan berenang kepada penyedia?
  • ✓Apakah ada jeda waktu yang cukup antara kembali ke Lombok dan penerbangan pulang Anda?

Sepatah kata dari kami di Sekotong

Lebih aman memisahkan hari kembali dari Sumbawa dengan hari terbang pulang dari Lombok. Feri dipengaruhi cuaca, dan pesawat kecil frekuensinya sedikit serta bisa terlambat, sehingga mundur satu hari saja bisa membuat Anda tertinggal penerbangan pulang. Jika menyewa mobil ke Pelabuhan Kayangan, tentukan jam berangkat dengan memperhitungkan waktu proses naik kapal, dan pastikan baterai serta koneksi ponsel cukup agar layar pemesanan Ferizy bisa langsung ditunjukkan. Perlu dicatat, Sekotong berada di barat daya Lombok, di sisi pulau yang berlawanan dengan Pelabuhan Kayangan, sehingga kurang cocok sebagai titik berangkat ke Sumbawa.

Sumbawa kurang cocok untuk siapa, dan pilihan menghabiskan waktu di Lombok

Kekurangannya dulu. Perjalanan di Sumbawa memakan waktu, dan masih banyak hal yang sulit dipastikan dari sumber resmi, termasuk frekuensi dan waktu tempuh. Penginapan umumnya sederhana, ombak yang terkenal untuk peselancar mahir, dan bisa ada masa ketika Gunung Tambora tidak bisa didaki karena aktivitas vulkanik. Lombok sendiri juga punya pilihan transportasi dan penginapan yang lebih sedikit dibanding Bali.

Meski begitu, jika Anda punya tujuan yang jelas (ombak untuk peselancar mahir, hiu paus, atau Gunung Tambora), bisa melengkapi informasi sendiri, dan punya waktu longgar, Sumbawa layak dikunjungi sebagai perpanjangan dari Lombok. Jika liburan Anda singkat dan ingin sedikit berpindah tempat, atau ini perjalanan pertama Anda di kawasan ini, menghabiskan waktu di Lombok saja akan lebih ringan.

Jika ingin pesisir yang tenang di Lombok sendiri, Sekotong di barat daya adalah salah satu pilihan. Sekotong adalah desa nelayan sekitar 1 jam 10 menit dengan mobil dari Bandara Internasional Lombok dan sekitar 40 menit dari Pelabuhan Lembar, tempat kami menjalankan kafe pantai (SAKURA CAFE, 10.00–22.00, tutup hari Senin), pasar, dan beach club bersama warga Sasak setempat. Yang bisa dipesan saat ini adalah program menginap 3 malam 4 hari sampai 5 malam 6 hari (Rp4.800.000 per orang, termasuk antar-jemput bandara, transportasi selama menginap, pemandu, makan malam penyambutan, dan pijat; tiket pesawat dan penginapan tidak termasuk).

Pertanyaan yang sering diajukan

T. Apakah tiket feri bisa dibeli di pelabuhan?

Kayangan dan Poto Tano termasuk pelabuhan yang bisa dipesan lewat aplikasi atau situs Ferizy (pemberitaan Juli 2024). Menurut pemberitaan Juli 2024, tiket sudah tidak dijual di pelabuhan-pelabuhan ini, jadi belilah lebih dulu di aplikasi.

T. Apakah peselancar pemula bisa berselancar di Sumbawa?

Ombak yang terkenal, yaitu Supersucks, Yo-Yo’s, dan Scar Reef, adalah ombak untuk peselancar mahir yang butuh swell besar atau pecah di atas karang dangkal. Pemula lebih aman memulai dari ombak tingkat pemula di Lombok.

T. Apakah ada musim untuk hiu paus Teluk Saleh?

Menurut Mongabay, hiu paus di Teluk Saleh cenderung tinggal di teluk sepanjang tahun dan bisa dilihat setiap hari. Namun, tidak ada jaminan bertemu, dan waktu terbaik untuk melihatnya tidak dapat kami pastikan.

T. Apakah Gunung Tambora bisa didaki sekarang?

Pada 10 Maret 2026 status dinaikkan ke level 2, dan masyarakat diminta tidak memasuki radius 3 km dari pusat kawah. Status dan buka-tutup jalur per Oktober tidak dapat kami pastikan, jadi cek informasi resmi sebelum berangkat.

Ringkasan

Sumbawa adalah pulau besar tepat di sebelah timur Lombok. Anda bisa menyeberang dengan feri dari Pelabuhan Kayangan ke Pelabuhan Poto Tano dalam sekitar 1 jam 30 menit, atau naik penerbangan domestik dari Bandara Internasional Lombok ke Sumbawa Besar atau Bima. Cek tarif dan jadwal feri terbaru di Ferizy.

Tempat-tempat menariknya, yaitu ombak untuk peselancar mahir di Sumbawa Barat, hiu paus Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora, tersebar di barat, tengah, dan timur pulau. Status Gunung Tambora dinaikkan pada Maret 2026. Batasi tujuan, sediakan 3–5 hari, dan rencanakan sudah kembali ke Lombok sehari sebelum penerbangan pulang.

Baca juga

Gubuk SAKURA CAFE dan payung di pantai Sekotong

SEMELAR BEACH VILLAGE

Mari menghabiskan waktu di desa Sekotong tempat kami tinggal

Sekitar 1 jam 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Ada program menginap mulai 3 malam 4 hari, dengan berkeliling pulau naik perahu nelayan dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE. Vila kami dijadwalkan selesai secara bertahap mulai 2027.

Sumber informasi artikel ini
  • Logistics Cluster, “Indonesia Nusa Tenggara Barat (NTB) Waterways Assessment” (jarak dan waktu tempuh Kayangan–Poto Tano)https://dlca.logcluster.org/node/2644
  • Bisnis.com, “Penyesuaian tarif penyeberangan di Lombok–Sumbawa berlaku hari ini” (1 Maret 2022)https://ekonomi.bisnis.com/read/20220301/98/1505581/penyesuaian-tarif-penyeberangan-di-lombok-sumbawa-berlaku-hari-ini
  • Bisnis.com, “ASDP basmi calo tiket feri, kini penumpang wajib beli tiket online” (8 Juli 2024)https://ekonomi.bisnis.com/read/20240708/98/1780252/asdp-basmi-calo-tiket-feri-kini-penumpang-wajib-beli-tiket-online
  • Airportia, “IW1861 Sumbawa Besar–Lombok” (catatan penerbangan per Oktober 2026)https://www.airportia.com/flights/iw1861/sumbawa-island/mataram/
  • Airportia, “IW1864 Lombok–Bima” (catatan penerbangan per Oktober 2026)https://www.airportia.com/flights/iw1864/mataram/bima-sumbawa-island/
  • Bisnis.com, “Bandara Bima NTB buka rute langsung ke Labuan Bajo” (12 Juni 2025)https://ekonomi.bisnis.com/read/20250612/98/1884593/bandara-bima-ntb-buka-rute-langsung-ke-labuan-bajo-simak-jadwalnya
  • Rough Guides, “Sumbawa, Indonesia”https://www.roughguides.com/destinations/asia/indonesia/sumbawa
  • Situs resmi pariwisata Indonesia, “West Sumbawa AMNT Pro 2018” (spot selancar Sumbawa Barat dan cara ke sana)https://indonesia.travel/my/en/event-festivals/world-s-top-surfer-s-compete-to-conquer-challenging-waves-at-west-sumbawa-amnt-pro-2018.html
  • Mongabay Indonesia, “Ada ekowisata berkelanjutan untuk hiu paus di Teluk Saleh” (19 September 2018)https://mongabay.co.id/2018/09/19/ada-ekowisata-berkelanjutan-untuk-hiu-paus-di-teluk-saleh-seperti-apa/
  • Mongabay Indonesia, “Uniknya pola pergerakan hiu paus di Teluk Saleh dan Teluk Triton” (27 Juni 2019)https://www.mongabay.co.id/2019/06/27/uniknya-pola-pergerakan-hiu-paus-di-teluk-saleh-dan-teluk-triton/
  • Mongabay Indonesia, “Ini magnet pariwisata baru di Teluk Saleh” (2 Juli 2019)https://mongabay.co.id/2019/07/02/ini-magnet-pariwisata-baru-di-teluk-saleh/
  • Mongabay Indonesia, “Pulau Moyo, destinasi wisata unggulan dengan berbagai permasalahan” (26 Mei 2019)https://mongabay.co.id/2019/05/26/pulau-moyo-destinasi-wisata-unggulan-dengan-berbagai-permasalahan/
  • detikBali, “Pernah dikunjungi Putri Diana, ini sederet eksotisme dan keindahan Pulau Moyo” (4 Maret 2023)https://www.detik.com/bali/nusra/d-6600504/pernah-dikunjungi-putri-diana-ini-sederet-eksotisme-dan-keindahan-pulau-moyo
  • Smithsonian Institution, Global Volcanism Program, “Tambora” (tinggi, letusan 1815, status Maret 2026)https://volcano.si.edu/volcano.cfm?vn=264040
  • ANTARA, “Jalur pendakian Gunung Tambora kembali dibuka” (15 April 2025)https://jabar.antaranews.com/berita/598897/jalur-pendakian-gunung-tambora-kembali-dibuka
  • detikBali, “Empat jalur pendakian ilegal di Gunung Tambora ditutup” (18 Oktober 2025)https://www.detik.com/bali/wisata/d-8166458/empat-jalur-pendakian-ilegal-di-gunung-tambora-ditutup
  • detikBali, “Kawasan Tambora NTB diusulkan jadi geopark dunia” (28 Juni 2026)https://www.detik.com/bali/nusra/d-8550780/kawasan-tambora-ntb-diusulkan-jadi-geopark-dunia
  • Situs resmi pariwisata Indonesia, “Gunung Tambora” (jalur pendakian, pendampingan pemandu)https://www.indonesia.travel/id-id/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/tambora-mountain/
  • Antara (Jawa Timur), “ASDP cegah calo, 28 pelabuhan di Indonesia terapkan tiket online” (8 Juli 2024; tidak ada penjualan tiket di pelabuhan di 28 pelabuhan termasuk Kayangan dan Poto Tano)https://jatim.antaranews.com/berita/799557/asdp-cegah-calo-28-pelabuhan-di-indonesia-terapkan-tiket-online
  • Bisnis.com, “ASDP Tebar Diskon Tiket Kapal Feri, Cek Daftar Rute dan Harganya” (13 Juni 2025; tarif diskon Kayangan–Poto Tano)https://ekonomi.bisnis.com/read/20250613/98/1884735/asdp-tebar-diskon-tiket-kapal-feri-cek-daftar-rute-dan-harganya
よかったらシェアしてね!
  • URLをコピーしました!
  • URLをコピーしました!
Perahu dan seseorang di pantai pada pagi keliling pulau

SEMELAR BEACH VILLAGE

Menginap di tepi laut Sekotong, Lombok

Sekitar 1 jam 10 menit bermobil dari Bandara Internasional Lombok. Program menginap mulai 3 malam dengan keliling pulau naik perahu warga, bisa dipesan sekarang. Vila dibuka bertahap mulai awal 2027.

この記事を書いた人

Daftar isi