Per Agustus 2026, berdasarkan sumber resmi
Kalau Anda mencari “Starbucks Lombok,” yang ingin diketahui mungkin cukup satu hal: ada atau tidak. Jawabannya langsung saja. Ya, Starbucks ada di Lombok. Per Agustus 2026 ada 3 gerai yang bisa dipastikan: satu di mal di ibu kota provinsi Mataram, satu di area keberangkatan domestik Bandara Internasional Lombok, dan satu “Starbucks berbahan bambu pertama di dunia” di Kuta-Mandalika, Lombok bagian selatan.
Artikel ini merangkum lokasi ketiga gerai tersebut, jam bukanya, dan kira-kira berapa harga secangkir kopi, sekaligus membahas pilihan lain di area yang tidak ada Starbucks di sekitarnya. Artikel ditulis oleh Semelar Beach Village, yang mengelola vila pantai di Sekotong, di pesisir barat daya Lombok. Sekotong adalah area yang benar-benar tidak memiliki kedai kopi berjaringan, sehingga “apa yang harus dilakukan kalau tidak ada” adalah hal yang kami pikirkan setiap hari.
Yang akan Anda ketahui dari artikel ini
- ✓Lokasi, jam operasional, dan cara memanfaatkan 3 gerai Starbucks di Lombok
- ✓Apakah gerai di bandara sebelum atau setelah pemeriksaan keamanan (bisa dipakai saat mengantar/menjemput atau tidak)
- ✓Harga dan fasilitas Wi-Fi/listrik di Starbucks, kedai kopi lokal, kafe hotel, dan warung
- ✓Berapa lama sebenarnya menuju Starbucks dari lokasi menginap Anda (dari Sekotong sekitar 1,5 jam berkendara)
Jawaban singkat|Starbucks ada di Lombok, di 3 lokasi
Jawaban singkat
Starbucks di Lombok ada di 3 lokasi: ① Lombok Epicentrum Mall di Mataram, ② Bandara Internasional Lombok (area keberangkatan domestik), dan ③ Kuta-Mandalika (gerai berbahan bambu pertama di dunia), per Agustus 2026. Pilih Mataram untuk istirahat saat jalan-jalan di kota, bandara sebelum naik pesawat, dan gerai bambu di Kuta-Mandalika kalau memang ingin sengaja mampir.
Operator Starbucks di Indonesia (PT Sari Coffee Indonesia) memiliki lebih dari 500 gerai di 59 kota per akhir 2023, menurut situs resmi “Starbucks in Indonesia”. Lombok adalah salah satu dari 59 kota tersebut, dengan 3 gerainya tersebar di tiga lokasi yang perannya berbeda-beda: Mataram sebagai pusat penduduk dan wisata pulau ini, Bandara Internasional Lombok sebagai gerbang masuk, dan Kuta-Mandalika sebagai kawasan ekonomi khusus pariwisata yang sedang dikembangkan pemerintah. Tidak ada gerai di Kepulauan Gili, Senggigi, maupun Sekotong.
Per Agustus 2026. Jam operasional dapat berubah.
Berikut tabel ketiga gerai lengkap dengan alamat dan sumbernya. Lombok adalah pulau besar yang butuh beberapa jam berkendara dari utara ke selatan maupun timur ke barat, jadi “ada di pulau ini” dan “bisa dijangkau dari tempat menginap Anda” adalah dua hal yang berbeda. Tentukan dulu area tempat Anda menginap sebelum membaca lebih lanjut.
← Tabel ini dapat digeser ke samping
| Gerai | Lokasi/alamat | Jam operasional | Sumber |
|---|---|---|---|
| Lombok Epicentrum Mall | Jl. Sriwijaya No.333, Kota Mataram (dalam mal) | Setiap hari 10:00-22:00 (WITA), mengikuti jam mal | Tercantum sebagai tenant di situs resmi Kementerian Pariwisata indonesia.travel, halaman mal ini |
| Bandara Internasional Lombok | Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, area boarding keberangkatan domestik (setelah pemeriksaan keamanan) | Mengikuti jam operasional penerbangan domestik | Tercantum sebagai Lombok (Zainuddin Abdul Madjid), Domestic Departure, di halaman promo resmi BCA (Bank Central Asia) daftar gerai bandara |
| Kuta-Mandalika | Jl. Mawun, Sengkol, Kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah 83573 | Tidak dipublikasikan resmi. Cek peta sebelum berkunjung | Siaran pers pembukaan April 2025, dan unggahan resmi Bamboo Lab Architect selaku perancang dan pelaksana pembangunan |
Per Agustus 2026. Gerai dapat buka, tutup, atau berubah jam operasionalnya, jadi mohon cek kondisi terbaru melalui aplikasi peta sesaat sebelum berkunjung.
Dari 3 gerai, mana yang sebaiknya Anda kunjungi?
① Mataram Epicentrum Mall|pilihan utama saat butuh AC dan listrik
Kalau tujuan Anda praktis—ingin bekerja, mendinginkan diri, atau mengisi waktu—gerai ini pilihan pertama. Lombok Epicentrum Mall di Jl. Sriwijaya, Mataram, adalah salah satu mal terbesar di pulau ini, buka setiap hari 10:00-22:00 WITA. Menurut situs resmi Kementerian Pariwisata, lokasinya sekitar 10-15 menit berkendara dari pusat Mataram, dan sekitar 30km—kurang lebih 40 menit berkendara—dari Bandara Internasional Lombok. Karena berada di dalam mal, AC, listrik, toilet, penukaran uang, dan konter SIM ada di gedung yang sama, sehingga bukan cuma “ngopi” saja yang bisa diselesaikan sekaligus.
Sebaliknya, kenyamanan ini hanya bisa didapat kalau Anda memang menuju Mataram. Dari Senggigi jaraknya sekitar 30 menit berkendara, tapi kalau Anda menginap di selatan atau barat daya pulau, secangkir kopi bisa berarti 2-3 jam perjalanan bolak-balik. Gambaran suasana area Mataram dan Senggigi bisa dibaca di Panduan Area Senggigi & Mataram.
② Bandara Internasional Lombok|hanya setelah pemeriksaan keamanan
Ini poin yang paling sering disalahpahami. Gerai Starbucks di bandara berada di area boarding keberangkatan domestik, yaitu setelah check-in dan pemeriksaan keamanan. Daftar resmi BCA (Bank Central Asia) untuk gerai Starbucks bandara mencantumkan Lombok (Zainuddin Abdul Madjid) sebagai Domestic Departure / Boarding Area. Jadi bagi yang hanya mengantar, menjemput, atau baru mendarat, gerai ini tidak bisa dipakai.
Perhatian
Bandara Internasional Lombok memiliki penerbangan internasional langsung yang terbatas, sehingga sebagian besar penumpang tiba melalui penerbangan domestik dari Jakarta, Bali, atau kota lain. Praktisnya, gerai ini baru bisa disinggahi sebelum keberangkatan setelah proses check-in, bukan saat mengantar atau menjemput. Jangan mengandalkannya kalau waktu transit Anda singkat (per Agustus 2026).
Untuk struktur terminal bandara dan cara bergerak setelah mendarat, lihat Panduan Bandara Internasional Lombok.
③ Kuta-Mandalika|Starbucks berbahan bambu pertama di dunia
Dari ketiga gerai, hanya gerai inilah yang benar-benar layak dikatakan “sengaja pergi ke sana.” Dibuka April 2025 di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika), Lombok bagian selatan, ini adalah Starbucks pertama di dunia yang menggunakan bambu sebagai bahan struktur utama, dengan lengkungan bambu menjulang hingga langit-langit dan bukaan besar. Perancang dan pelaksana pembangunannya adalah Bamboo Lab Architect, firma arsitektur Indonesia yang dipimpin oleh seorang prinsipal asal Jepang. Alamatnya di Jl. Mawun, Sengkol, Kec. Pujut, Kabupaten Lombok Tengah 83573, di tengah kawasan Kuta Lombok yang dipenuhi hotel dan restoran.
Jarak dari Bandara Internasional Lombok ke Kuta-Mandalika sekitar 20km, kurang lebih 30 menit berkendara (per Agustus 2026, perkiraan aplikasi peta). Kalau rencana perjalanan Anda mendarat lalu langsung menuju selatan untuk menginap di Kuta, ini bisa masuk tanpa dipaksakan. Lokasinya juga dekat dengan Pantai Mawun dan spot surfing Kuta, sehingga bisa jadi tempat istirahat setelah bermain air. Jam operasionalnya tidak dipublikasikan resmi, jadi cek aplikasi peta untuk status hari itu sebelum berangkat. Cara berkeliling Kuta-Mandalika dibahas lebih lengkap di Panduan Lengkap Kuta Lombok/Mandalika.
POIN
Bagi yang mencari tahu “apakah ada Starbucks di Lombok,” berita sebenarnya bukan soal ada-tidaknya, melainkan gerai bambu ini satu-satunya di dunia. Datang hanya untuk foto pun tidak akan menyesal karena arsitekturnya, dan sudah diberitakan berbagai media arsitektur dan wisata internasional.
Selain Starbucks, dan berapa harga secangkir kopi
Hanya ada 3 gerai berarti di hampir seluruh pulau, Starbucks bukan pilihan yang tersedia. Yang sebenarnya akan Anda pakai adalah: ① kedai kopi berjaringan lokal Indonesia, ② kafe di tempat Anda menginap, dan ③ warung lokal atau kafe pantai. Kedai berjaringan lokal yang paling dikenal adalah Excelso, yang menurut situs resminya memiliki lebih dari 110 gerai di 30+ kota di seluruh Indonesia. Namun masing-masing pihak tidak mempublikasikan daftar gerai khusus Lombok, sehingga jumlah pasti gerai di pulau ini tidak bisa dipastikan dari sumber resmi. Yang realistis adalah: kalau kebetulan melihatnya di mal Mataram, ya mampir saja.
Starbucks
Rp45.000-55.000
per cangkir
Kedai lokal
sekitar Rp20.000
per cangkir
Kopi warung
Rp5.000-10.000
per cangkir
Perkiraan harga riil yang dikonfirmasi tim lokal kami di sekitar Sekotong dan Mataram per Agustus 2026. Kafe di hotel/resor umumnya berkisar Rp35.000-60.000, dengan rentang yang cukup lebar tergantung kelas propertinya.
Selisih harga ini pada dasarnya adalah selisih “apa yang Anda beli”. Di Starbucks, yang Anda bayar bukan sekadar kopinya, melainkan AC, Wi-Fi yang stabil, listrik, toilet bersih, dan izin tak tertulis untuk berlama-lama. Kopi tubruk di warung tidak menyertakan semua itu, tapi dengan harga sepersepuluhnya, Anda mendapat sepotong kehidupan sehari-hari setempat. Bukan soal mana yang benar, melainkan apa yang ingin Anda lakukan hari itu.
Kalau harus dipilih satu patokan saja, itu adalah “apakah Anda butuh listrik dan Wi-Fi atau tidak”. Kalau butuh, pilih kafe hotel atau Starbucks di Mataram; kalau tidak, Anda bebas memilih berdasarkan harga dan suasana. Di Lombok, “cara memilih penginapan” justru lebih menentukan kenyamanan bekerja daripada “mencari kafe”.
Jarak dan waktu ke kafe berubah sesuai area
Lombok memiliki panjang sekitar 80km timur-barat dan 70km utara-selatan, dan dengan banyaknya pegunungan serta jalan berliku, jarak di peta tidak selalu sama dengan waktu tempuh sebenarnya. Mataram dan Senggigi punya banyak pilihan, area bandara dan Kuta-Mandalika berada di tengah, sementara Sekotong dan Lombok Timur praktis hanya punya dua pilihan: kafe hotel atau warung.
← Tabel ini dapat digeser ke samping
| Area menginap | Ke Starbucks terdekat | Pilihan realistis |
|---|---|---|
| Mataram | Dalam kota, jalan kaki hingga 10 menit berkendara (Epicentrum Mall) | Starbucks/kedai lokal/kafe hotel. Area paling nyaman di pulau ini |
| Senggigi | Sekitar 30 menit berkendara (ke arah Mataram) | Kafe hotel dan kafe di sepanjang pantai |
| Kuta-Mandalika | Jalan kaki hingga 10 menit berkendara (gerai bambu di kawasan ini) | Starbucks/kafe bergaya surfing. Malam hari banyak yang tutup cepat |
| Sekotong (barat daya) | Sekitar 1,5 jam/~50km berkendara (ke Mataram) | Praktis hanya kafe hotel atau warung desa |
| Lombok Timur/Sembalun | 2+ jam berkendara | Penginapan dan warung — meski daerah ini juga penghasil kopi |
Jarak ~30km/~40 menit dari bandara ke Epicentrum Mall tercatat di situs resmi Kementerian Pariwisata. Waktu tempuh lainnya adalah perkiraan tim lokal kami per Agustus 2026 berdasarkan pengalaman berkendara langsung, dan dapat berubah karena kemacetan atau perbaikan jalan.
Waktu tempuh dalam tabel ini bukan berasal dari data yang dipublikasikan, melainkan pengalaman kami berkendara sehari-hari. Kami ingin menyampaikan sejak awal bahwa ada ketidaksimetrisan sumber di sini: informasi Indonesia secara umum (jumlah gerai nasional, posisi gerai bandara) dikutip dari sumber resmi/publik, sementara waktu tempuh dan harga di dalam Lombok adalah informasi langsung dari kami sebagai operator lokal. Untuk gambaran lengkap Sekotong, lihat Panduan Lengkap Sekotong, dan untuk geografi pulau secara umum, lihat Panduan Lengkap Pulau Lombok.
🏝️ Sepatah kata dari tim kami di Sekotong
Starbucks terdekat dari tempat kami—gerai Epicentrum Mall di Mataram—berjarak sekitar satu setengah jam berkendara. Kami hanya mampir sekali-dua kali sebulan saat berbelanja, dan belum pernah sekali pun mengajak tamu ke sana selama menginap. Sebagai gantinya, setiap pagi kami menyajikan biji kopi asli Lombok dalam bentuk kopi tubruk. (Per Agustus 2026, dari tim lokal kami.)
Ketidaknyamanan yang jujur: Wi-Fi, listrik, dan jam operasional
Sekarang bagian ketidaknyamanannya. Pertama soal Wi-Fi. Starbucks maupun lounge hotel menyediakan Wi-Fi, tapi kecepatannya tidak stabil seperti di kota-kota besar. Terutama musim hujan (sekitar November-Maret), koneksi dan listrik sama-sama cenderung tidak stabil, sehingga mengandalkan Wi-Fi lokal saja untuk mengirim file besar atau rapat daring yang panjang cukup berisiko. Cara menyiapkan koneksi cadangan lewat SIM/eSIM dibahas di Panduan SIM & Wi-Fi Lombok, dari Sudut Pandang Workation.
Perhatian
- Gerai bandara hanya setelah keamanan: tidak bisa dipakai untuk mengantar, menjemput, atau langsung setelah mendarat. Hanya untuk area keberangkatan domestik.
- Ada pemadaman listrik: di luar pusat kota, pemadaman singkat dapat terjadi. Hotel biasanya mengatasinya dengan genset, tapi warung dan kafe pantai seringkali tidak memiliki listrik cadangan atau tidak stabil.
- Jam operasional tidak selalu pasti: tempat lokal terkadang tidak buka sesuai jam yang tertulis. Bahkan gerai Kuta-Mandalika tidak mempublikasikan jam resminya, jadi cek aplikasi peta pada hari itu.
- Metode pembayaran berbeda-beda: Starbucks dan kedai berjaringan bisa memakai kartu dan QRIS, tapi warung umumnya hanya menerima tunai.
Cara memakai tunai, penukaran uang, dan QRIS dibahas di Panduan Uang & Pembayaran di Lombok. Setelah itu, berikut perbandingan jujur dengan destinasi lain.
- ✅ Ingin ke kedai kopi berjaringan setiap hari, dengan banyak pilihan → Bali lebih unggul. Bahkan lokasi gerai ke-500 Starbucks pun berada di Bali menurut situs resminya sendiri, dan kepadatan gerai di sekitar Denpasar jauh melampaui 3 gerai di Lombok.
- ✅ Ingin mampir Starbucks saat transit penerbangan internasional → Jakarta (Soekarno-Hatta) lebih unggul. Daftar resmi BCA menunjukkan bandara tersebut mencakup beberapa terminal domestik maupun internasional, sementara Lombok hanya area keberangkatan domestik.
- ✅ Ingin melihat Starbucks sebagai karya arsitektur, atau menikmatinya di dekat pantai yang sepi → Lombok lebih unggul. Gerai berbahan bambu ini satu-satunya di dunia, dan hanya beberapa menit berkendara dari pantai.
Lombok juga daerah penghasil kopi|cara minum kopi tubruk
Terlepas dari ada-tidaknya kedai berjaringan, Lombok bukan “pulau tanpa kopi”—justru daerah penghasilnya. Di kawasan Sembalun, bagian timur pulau di kaki Gunung Rinjani, dibudidayakan kopi Arabika, dan menurut artikel Mei 2024 dari kantor berita negara Indonesia ANTARA biro Mataram, petani di tiga desa Sembalun Bumbung, Sembalun Lawang, dan Sajang mengerjakan produksi dan pengolahannya, dengan pemeriksaan substantif sedang berjalan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DGIP) untuk status Indikasi Geografis. Kami ingin menegaskan bahwa ini masih dalam proses pemeriksaan, bukan sudah terdaftar.
Yang paling sering Anda temui di lapangan adalah “kopi tubruk”—tanpa filter, tanpa mesin. Kopi bubuk halus dituang air panas langsung, tunggu 2-3 menit sampai ampasnya mengendap, lalu diminum dari bagian atas. Harganya Rp5.000-10.000 per cangkir. Tidak akan seragam seperti mesin espresso, tapi waktu menunggunya justru bagian dari ritme waktu Lombok. Di area yang Starbucks terdekatnya satu setengah jam jauhnya, beralih ke kopi ini justru membuat perjalanan Anda lebih menyenangkan.
Kesimpulan|sudah tahu 3 gerainya, sekarang bagaimana mengaturnya
Starbucks memang ada di Lombok. Ada gerai Epicentrum Mall di Mataram (setiap hari 10:00-22:00), gerai di area keberangkatan domestik Bandara Internasional Lombok (setelah pemeriksaan keamanan), dan gerai berbahan bambu di Kuta-Mandalika—totalnya 3 gerai. Pilih Mataram untuk bekerja atau mendinginkan diri, Kuta-Mandalika untuk kenangan perjalanan yang unik, dan kalau Anda menginap di area lain, sebaiknya sejak awal berencana seolah “tidak ada Starbucks” lalu menyusun rencana seputar kafe di penginapan dan warung lokal—ini kesimpulan realistis per Agustus 2026. Yang Anda bayar seharga Rp45.000-55.000 per cangkir adalah AC, listrik, dan waktu, dan pada hari-hari Anda tidak membutuhkannya, kami merasa kopi tubruk seharga Rp5.000 justru lebih memuaskan.
Pertanyaan yang sering diajukan
T. Berapa banyak gerai Starbucks di Lombok?
Per Agustus 2026 ada 3 gerai yang bisa dipastikan: Lombok Epicentrum Mall di Mataram, Bandara Internasional Lombok (area keberangkatan domestik), dan gerai Kuta-Mandalika. Tidak ada di Kepulauan Gili, Senggigi, maupun Sekotong.
T. Apakah Starbucks di bandara bisa langsung dikunjungi setelah mendarat?
Tidak bisa. Gerai ini berada di area boarding keberangkatan domestik (setelah pemeriksaan keamanan), sehingga penumpang yang baru mendarat atau yang mengantar tidak bisa memakainya. Anggap saja hanya bisa dipakai sebelum boarding.
T. Di mana letak Starbucks berbahan bambu?
Berada di Kuta-Mandalika, Lombok bagian selatan (Jl. Mawun, Sengkol, Kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah). Dibuka April 2025 sebagai Starbucks pertama di dunia yang menggunakan bambu sebagai bahan struktur utama, dirancang dan dibangun oleh Bamboo Lab Architect. Sekitar 30 menit berkendara dari bandara.
T. Kalau menginap di Sekotong, bagaimana soal kafe?
Starbucks terdekat ada di Mataram, sekitar 1,5 jam jauhnya, jadi secara praktis Anda memilih antara kafe/restoran di penginapan atau kopi tubruk di warung desa (sekitar Rp5.000-10.000 per cangkir, tunai saja). Kalau ada keperluan kerja, memilih penginapan dengan Wi-Fi dan listrik yang andal sebenarnya adalah keputusan kafe Anda.
T. Apakah bisa membayar dengan kartu?
Starbucks, kedai berjaringan lokal, dan gerai di mal bisa memakai kartu dan QRIS. Warung dan kafe pantai umumnya hanya menerima tunai, jadi bawa uang pecahan kecil.
Baca juga
- Panduan Lengkap Pulau LombokArtikel pilar kami tentang iklim, keamanan, dan gambaran umum area di pulau ini.
- Panduan Lengkap Kuta Lombok/MandalikaCara berkeliling area yang memiliki Starbucks berbahan bambu.
- Panduan SIM & Wi-Fi Lombok, dari Sudut Pandang WorkationTips praktis untuk yang ingin koneksi stabil.
- Panduan Area Senggigi & MataramPerbedaan Mataram tempat Starbucks berada dengan Senggigi di sebelahnya.
Justru karena Starbucks terdekat berjarak satu setengah jam dari Sekotong, kami jadi menghargai waktu ngopi selama menginap di sini. Semoga secangkir kopi pagi dari biji kopi asli Lombok, maupun kopi tubruk di warung desa, bisa Anda nikmati sebagai bagian dari perjalanan Anda.

SEMELAR BEACH VILLAGE
Menginaplah di desa Sekotong, tempat kami tinggal
Sekitar 1 jam 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Menginap di vila tepi pantai, berkeliling pulau dengan perahu nelayan, dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE.
Semelar Beach Village (Sekotong, Lombok)
Ditulis oleh pengelola penginapan di Sekotong, Lombok. Lokasi gerai, jam operasional, dan posisi gerai bandara dikutip dari sumber resmi/publik; waktu tempuh dan harga riil di dalam Lombok berdasarkan konfirmasi langsung tim lokal kami (Agustus 2026).
Sumber yang benar-benar kami rujuk untuk artikel ini bisa dilihat di bagian yang dapat dibuka di bawah ini.
Sumber informasi artikel ini
- Situs resmi Starbucks Coffee Company Indonesia, “Starbucks in Indonesia” (jumlah gerai/kota di Indonesia, lokasi gerai ke-500 / diperiksa Agustus 2026)https://www.starbucks.co.id/about-us/our-heritage/starbucks-in-indonesia
- Situs resmi pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia indonesia.travel, “Lombok Epicentrum Mall” (daftar tenant Starbucks, alamat, jam operasional, jarak dari bandara / diperiksa Agustus 2026)https://www.indonesia.travel/us/en/destination/bali-nusa-tenggara/west-nusa-tenggara/lombok-epicentrum-mall/
- Halaman promo resmi BCA (PT Bank Central Asia Tbk), “Starbucks – Complimentary Beverages at Selected Airports” (mencantumkan Lombok (Zainuddin Abdul Madjid), Domestic Departure/Boarding Area / diperiksa Agustus 2026)https://www.bca.co.id/en/promo-bca/2022/06/13/07/49/starbucks-airport
- Siaran pers pembukaan gerai Kuta-Mandalika, “世界初のバンブー建築スターバックスがインドネシア・ロンボク島に誕生!” (26 April 2025, alamat dan pelaksana pembangunan)https://prtimes.jp/main/html/rd/p/000000002.000106366.html
- Halaman resmi Bamboo Lab Architect (unggahan tentang perancangan dan pembangunan Starbucks berbahan bambu)https://www.facebook.com/bambooLABarchitect/
- Situs resmi Excelso Coffee (lebih dari 110 gerai di 30+ kota di seluruh Indonesia / diperiksa Agustus 2026)https://excelso-coffee.com/
- ANTARA News Mataram (kantor berita negara Indonesia), “Kemenkumham NTB minta petani kopi Sembalun daftarkan kekayaan intelektual” (8 Mei 2024, tentang kopi Arabika Sembalun dan tiga desanya)https://mataram.antaranews.com/berita/344979/kemenkumham-ntb-minta-petani-kopi-sembalun-daftarkan-kekayaan-intelektual
- Artikel Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DGIP) Indonesia (pemeriksaan substantif status Indikasi Geografis kopi Arabika Sembalun)https://dgip.go.id/artikel?kategori=ki-komunal
- Konfirmasi tim lokal Semelar Beach Village (waktu tempuh dan harga riil di dalam Lombok / Agustus 2026)
