Berenang Bersama Penyu di Gili: Lokasi Turtle Point, Harga Tur Snorkeling, dan Aturannya

“Benarkah di Gili kita bisa berenang bersama penyu?” “Di mana Turtle Point, dan bisakah ke sana dengan berenang dari pantai?” “Berapa harga tur snorkeling, dan bisakah ikut kalau tidak pandai berenang?” Pertanyaan seperti ini paling sering muncul dari orang yang ingin bertemu penyu di Kepulauan Gili. Jawaban singkatnya: penyu tersebar luas di perairan sekitar tiga pulau Gili, ada titik yang bisa dicapai dengan berenang dari pantai, dan ada tur perahu yang mampir ke beberapa titik. Namun, tidak ada jaminan pasti bertemu penyu.

Sebagai patokan biaya, tur snorkeling gabungan mulai Rp150.000 per orang, dan perahu sewa pribadi mulai Rp975.000 untuk dua orang (2 jam), menurut situs operator per Oktober 2026. Yang perlu diwaspadai adalah arus di antara pulau dan lalu lintas perahu. Aturan dasarnya dengan penyu: jangan disentuh, jangan dikejar, dan jangan diberi makan.

Artikel ini disusun berdasarkan rencana pengelolaan kawasan perairan Gili yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), informasi publik dari lembaga konservasi Gili Eco Trust, situs operator tur, dan pemberitaan media Indonesia. Hal yang tidak dapat kami pastikan kami tulis apa adanya.

Artikel ini ditujukan bagi Anda yang berencana ke Gili Trawangan, Gili Meno, atau Gili Air dari Bali atau Lombok dan ingin berenang bersama penyu sebagai salah satu tujuan perjalanan. Cara menuju pulau-pulau tersebut kami bahas di panduan lengkap Kepulauan Gili.

Informasi per Oktober 2026

Yang akan Anda ketahui dari artikel ini

  • ✓Seberapa besar peluang bertemu penyu di Gili, dan cara memahami “peluang” itu
  • ✓Apa sebenarnya “Turtle Point”, dan titik yang mudah dicoba di sekitar tiap pulau
  • ✓Kisaran harga dan durasi tur gabungan serta perahu sewa (per Oktober 2026)
  • ✓Hal yang perlu diperhatikan bagi yang tidak bisa berenang dan anak-anak, serta bahaya arus dan perahu
  • ✓Aturan jarak dengan penyu, dan upaya konservasi yang berjalan di pulau-pulau ini

Kesimpulan

Menurut rencana pengelolaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, penyu ada di hampir seluruh perairan sekitar tiga pulau Gili. Jika ingin berenang dari pantai, kedua sisi ujung timur laut Gili Trawangan adalah tempat yang paling mudah dimasuki. Jika kurang yakin berenang, tur gabungan dengan pelampung (mulai Rp150.000 per orang, per Oktober 2026) adalah pilihan yang realistis. Pegang tiga aturan: jangan berenang menyeberang antarpulau; jangan menyentuh, mengejar, atau memberi makan penyu; dan jaga jarak minimal 3 m. Pertemuan tidak dijamin, jadi sisakan waktu longgar dalam jadwal Anda.

Daftar isi

Bisakah bertemu penyu di Gili, dan seberapa besar peluangnya?

Peluangnya cukup besar, tetapi kami tidak menemukan data publik yang menyebutkan angka peluang tersebut. Rencana pengelolaan dan zonasi (2014–2034) yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2014 untuk kawasan perairan Gili (taman wisata perairan seluas sekitar 2.273 ha) menyebutkan bahwa penyu terdapat di hampir semua bagian kawasan ini. Jenis yang disebutkan adalah penyu hijau, penyu lekang, dan penyu sisik.

Situs informasi snorkeling Snorkeling Report menyebutkan bahwa penyu hijau paling banyak dijumpai di Gili. Penyu umumnya makan dan beristirahat di atas padang lamun yang dangkal, kadang hanya beberapa meter dari pantai. Penyu sisik lebih mungkin ditemui di terumbu karang sepanjang tubir, terutama saat air pasang. Sementara itu, deskripsi tur di situs pemesanan biasanya hanya menulis bahwa Anda “kemungkinan besar” akan melihat penyu, dan kami tidak menemukan halaman operator yang menjanjikan pertemuan.

Soal waktu, panduan dari sebuah penginapan di Gili Meno menyebutkan penyu ada sepanjang tahun, tetapi air paling jernih pada Mei–Oktober, yang bertepatan dengan musim kemarau Lombok (April–Oktober). Pada musim hujan (November–Maret), perkirakan ada hari ketika air keruh atau ombak membuat penyu lebih sulit terlihat.

Di mana Turtle Point? Titik yang mudah dicoba di sekitar tiap pulau

“Turtle Point” bukan nama resmi untuk satu tempat tertentu. Operator tur dan pemandu selam memakainya dengan cara masing-masing, sehingga titik yang dimaksud bisa berbeda. Tur gabungan dari Gili Trawangan mencantumkan “Turtle Point” sebagai salah satu titik singgah tanpa menyebutkan lokasi persisnya. Situs direktori titik selam dive.site mencantumkan “Turtle Point” di timur laut Gili Meno dengan kedalaman 10–30 m, yang merupakan kedalaman untuk penyelam. Jika mencari dari pantai dengan snorkel, gunakan titik-titik berikut sebagai patokan.

Gili Trawangan: kedua sisi ujung timur laut. Snorkeling Report menggambarkan dua zona di kedua sisi ujung timur laut, dan keduanya bisa dimasuki langsung dari pasir. Dari pantai ke arah laut, Anda melewati pasir dan lamun di kedalaman sekitar 0,5–2 m, lalu karang di 2–3 m, sebelum tubir di sekitar 6 m. Sisi utara lebih sepi orang dan perahu dibanding sisi timur, dan karangnya disebut dalam kondisi lebih baik. Karena ada karang tajam di dekat pantai sisi utara, situs tersebut menyarankan sepatu karang.

Gili Meno: pantai barat laut, sisi utara, dan perairan ke arah Gili Air. Buku panduan Frommer’s menyebutkan penyu sering terlihat di sebelah utara Balenta Café di pantai barat laut, dan pantai timur juga cocok untuk snorkeling, sambil mengingatkan bahwa arus di kedua tempat bisa kuat. Situs perjalanan Travelfish menyebut pantai utara dan perairan antara Gili Meno dan Gili Air sebagai tempat yang baik untuk melihat penyu, serta mengingatkan agar waspada terhadap lalu lintas perahu di luar tubir pantai utara.

Gili Air: pantai barat. Menurut Travelfish, pantai barat adalah tempat yang baik untuk bertemu penyu saat air pasang. Namun, Anda harus berenang cukup jauh ke tengah di atas padang lamun, dan Travelfish mengingatkan soal arus antara Gili Air dan Gili Meno.

Gambar: Tempat mencari penyu di sekitar tiga pulau Gili (skema)

U Gili Trawangan Gili Meno Gili Air 1 2 3 4 Arus kuat antarpulau: jangan berenang menyeberang Pulau Lombok 1 Gili Trawangan: dua sisi ujung timur laut Masuk dari pantai. Sering di atas lamun dangkal 2 Gili Meno: pantai barat laut Utara Balenta Café. Arus kadang kuat 3 Utara Gili Meno ke arah Gili Air Sering disinggahi tur. Waspadai perahu 4 Gili Air: pantai barat Saat pasang. Berenang jauh di atas lamun
Keterangan: posisi hanya skema; bentuk pulau, skala, dan jarak tidak akurat. Disusun dari Snorkeling Report, Frommer’s, dan Travelfish.

Berenang dari pantai atau ikut tur perahu?

Jika Anda terbiasa berenang dan mampu menilai sendiri arus serta lalu lintas perahu, masuk dari pantai bisa jadi pilihan. Bagi yang lain, tur dengan pemandu dan pelampung lebih cocok. Rute tur gabungan dan tur sewa yang kami periksa mencakup titik penyu dan juga patung bawah laut di lepas Gili Meno.

← Tabel dapat digeser ke samping

AspekBerenang dari pantaiTur gabunganPerahu sewa
Kisaran biayaHanya alat sendiri atau biaya sewa (harga sewa tidak dapat kami pastikan)Mulai Rp150.000 per orangMulai Rp975.000 untuk dua orang (2 jam)
JangkauanHanya sejauh Anda bisa berenangEmpat titik tetap (Turtle Point, patung bawah laut, dan lainnya)3–5 titik dalam 2 jam, 6–8 titik dalam 4 jam atau lebih
KeramaianTergantung tempat dan waktuKadang lebih dari 20 orang per perahuHanya rombongan Anda. Ada keberangkatan pagi-pagi
KeselamatanMenilai arus dan perahu sendiriTermasuk pemandu dan pelampungTanyakan ke operator apakah ada pemandu
Cocok untukYang terbiasa berenangPemula dan yang ingin hematYang ingin menghindari keramaian, keluarga

Catatan: harga diperiksa pada Oktober 2026 di situs operator tur gabungan dan operator tur sewa yang berangkat dari Gili Trawangan. Harga bisa naik pada musim ramai.

Harga dan durasi tur snorkeling

Tur gabungan mulai sekitar Rp150.000 per orang. Situs operator tur gabungan dari Gili Trawangan (diperbarui Juli 2026) mencantumkan empat rute yang semuanya mulai Rp150.000, dan menyebutkan harga cenderung naik pada Juli, Agustus, Desember, dan sekitar hari libur nasional. Artikel detikBali pada Mei 2025 juga memperkenalkan tur seharga Rp150.000 per orang yang sudah termasuk foto bawah air.

Menurut situs operator yang sama, ada empat jadwal tur gabungan: pukul 9.30 dan 10.30 (sekitar 5 jam, mampir ke pulau; makan siang tidak termasuk), 13.00 (sekitar 4 jam), dan 16.00 (sekitar 2,5 jam, ditutup dengan matahari terbenam). Harga sudah termasuk alat (masker dan fin), pelampung, pemandu, perahu kaca (glass-bottom boat), dan foto bawah air bersama, tetapi tidak termasuk makan siang dan antar-jemput dari penginapan. Situs itu juga menyebutkan bahwa peserta yang terlambat lebih dari 10 menit tidak bisa ikut.

Untuk perahu sewa, situs operator tur sewa di Gili mencantumkan Rp975.000 untuk dua orang selama 2 jam dan Rp1.425.000 untuk 4 jam. Setiap tambahan satu orang dikenai biaya tambahan, yaitu Rp200.000 untuk tur 2 jam. Ada juga keberangkatan pagi pukul 7.00 dan 7.30 dengan harga sedikit lebih tinggi. Situs yang sama menyebutkan bahwa di perahu gabungan, 20–40 orang bisa mengerumuni satu ekor penyu.

Artikel detikBali mencatat ada 22 wisatawan di perahu gabungan saat liputan, dan seorang pengulas di situs pemesanan melaporkan sekitar 40 orang di perahu kecil. Jika Anda tidak suka keramaian, perahu sewa atau keberangkatan pagi lebih cocok.

Bisakah yang tidak bisa berenang dan anak-anak ikut?

Dengan pelampung, orang yang tidak pandai berenang pun bisa mengapung di permukaan dan melihat ke bawah. Situs operator tur gabungan menyebutkan pelampung sudah termasuk dalam harga. Namun, dalam artikel detikBali, peserta tur gabungan yang diliput mengatakan bahwa yang menyewa fin tidak diberi pelampung. Jika Anda kurang yakin berenang, pastikan menerima pelampung sebelum berangkat dan tanyakan apakah bisa memakai pelampung dan fin sekaligus.

Batas usia anak tidak tercantum di situs operator tur yang kami periksa, sehingga tidak dapat kami pastikan. Snorkeling Report menilai zona timur laut Gili Trawangan cocok untuk pemula dan anak-anak, tetapi hanya saat kondisi laut dan cuaca baik. Deskripsi di situs pemesanan menyebutkan tur ini tidak disarankan bagi yang punya masalah punggung dan ibu hamil, dan mensyaratkan peserta tidak punya penyakit jantung atau penyakit berat lainnya. Tanyakan saat memesan apakah tersedia pelampung dan masker ukuran anak.

Arus dan perahu: apa yang perlu diwaspadai?

Yang paling penting: jangan berenang menyeberang dari satu pulau ke pulau lain. Travelfish mengingatkan soal arus antara Gili Air dan Gili Meno dan menyarankan agar tidak mencoba berenang menyeberanginya. Pada 18 Desember 2022, seorang wisatawan Prancis berusia 50 tahun hilang saat mencoba berenang dari Gili Trawangan ke Gili Meno, dan pencarian dihentikan pada hari ketujuh, menurut pemberitaan JPNN. Pencarian juga disebut terhambat arus kuat dan ombak tinggi.

Kondisi juga berubah di titik masuk dari pantai. Snorkeling Report menyebut zona timur laut Gili Trawangan terlindung dari ombak dan arus, tetapi penilaian itu tidak berlaku saat laut bergelora, saat hujan atau angin kencang, atau saat selisih pasang surut besar. Ada pula pengulas di situs pemesanan yang melaporkan terseret arus kuat selama tur.

Lalu lintas perahu juga berbahaya. Tempat penyu berkumpul juga merupakan tempat perahu tur berkumpul, dan baik Snorkeling Report maupun Travelfish menyarankan untuk waspada terhadap perahu begitu melewati tubir. Saat berenang dari pantai, pakai rash guard berwarna mencolok atau bawa pelampung tanda, dan jangan berenang ke tengah sendirian.

Perhatian

  • Jangan berenang menyeberang antarpulau: arusnya kuat, dan pada 2022 seorang wisatawan yang mencobanya hilang.
  • Waspadai perahu di luar tubir: tempat penyu berkumpul juga tempat perahu tur berkumpul.
  • Jangan menginjak karang: di perairan dangkal, karang tajam bisa melukai kaki. Sepatu karang akan membantu.

Aturan dengan penyu: jangan disentuh, dikejar, atau diberi makan. Seberapa dekat boleh?

Penyu adalah satwa yang dilindungi oleh peraturan di Indonesia. Menurut sebuah situs berita Indonesia, dasar hukumnya antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang jenis satwa yang dilindungi (Nomor 20 Tahun 2018 yang diubah dengan Nomor 106). Yang diharapkan dari wisatawan ada tiga: jangan menyentuh, jangan mengejar, dan jangan memberi makan.

Patokan jaraknya berbeda-beda. Blog PADI (ditulis dengan saran dokter hewan) menyebut minimal 1,5 m, Snorkeling Report sekitar 2–3 m, dan panduan sebuah penginapan di Gili Meno 3 m. Jika ragu, jarak 3 m atau lebih memenuhi semua patokan itu. Hal lain yang sama-sama disebutkan: jangan menghalangi ruang tepat di atas penyu (jalur penyu naik ke permukaan untuk bernapas), dekati perlahan dari samping, jangan mengganggu penyu yang sedang beristirahat, dan jika penyu mendekat, diam dan tunggu.

Gambar: Jarak dan aturan saat bertemu penyu

Permukaan laut Perenang snorkel Penyu Jangan halangi ruang di atas (jalur naik untuk bernapas) Jaga jarak 1,5–3 m+ (jika ragu, 3 m atau lebih) ✓ Jangan menyentuh atau berpegangan ✓ Jangan mengejar ✓ Jangan memberi makan ✓ Dekati perlahan dari samping ✓ Jika penyu mendekat, diam dan tunggu
Keterangan: jarak adalah patokan dari blog PADI, Snorkeling Report, dan panduan sebuah penginapan di Gili Meno. Perbandingan ukuran dalam gambar tidak akurat.

Saat memotret, jangan berenang memutar ke depan penyu atau mengikutinya. Panduan penginapan di Gili Meno juga meminta pengunjung tidak memakai lampu kilat dan memilih tabir surya yang dinilai lebih ramah terhadap karang.

Penangkaran penyu di Gili Meno dan kegiatan konservasi di Gili Trawangan

Sebagian tur gabungan mampir ke penangkaran penyu di Gili Meno. Pada operator yang kami periksa, rute pukul 10.30 singgah di “Turtle Sanctuary”, dan artikel detikBali Mei 2025 juga menceritakan singgah di fasilitas di pantai Gili Meno di tengah tur untuk melihat tukik di dalam bak. Buku panduan Frommer’s menggambarkan Bolong’s Turtle Sanctuary yang kecil di pantai tenggara Gili Meno sebagai tempat berbasis donasi yang membesarkan penyu dan melepasnya ke laut setelah mencapai umur dan ukuran yang sesuai. Namun, tidak ada keterangan kapan informasi itu ditulis, dan kondisi operasionalnya saat ini tidak dapat kami pastikan.

Di sisi lain, cara membesarkan tukik di bak selama beberapa waktu sebelum dilepas (head-starting) dipandang berbeda oleh pihak lain. Lembaga konservasi di Gili Trawangan, Gili Eco Trust (nama resmi Yayasan Ekosistem Gili Indah), dalam halaman penggalangan dananya menyebut praktik memelihara penyu di bak untuk dipertontonkan kepada wisatawan sebagai hal yang merugikan, dan memaparkan rencana membangun pusat konservasi tempat orang bisa belajar tanpa memelihara penyu atau tukik hidup. Pertimbangkan pandangan ini sebelum memutuskan untuk berkunjung.

Melalui kegiatan “Proyek Penyu”, Gili Eco Trust berpatroli di pantai peneluran bersama warga setempat, melindungi sarang dan telur, serta membantu tukik mencapai laut. Dalam laporannya, lembaga ini menyebut bahwa pada 2025 lebih banyak sarang dipindahkan dibanding tahun sebelumnya (satu sarang), dan untuk pertama kalinya hampir semua penyu yang bertelur adalah penyu lekang. Per Maret 2025, lembaga ini masih menunggu persetujuan lahan untuk tempat penetasan resmi. Laporan Agustus 2025 menceritakan pelepasan tukik bersama wisatawan, tetapi kesempatan untuk ikut tergantung musim, jadi sebaiknya tanyakan langsung ke lembaga tersebut.

Catatan dari Sekotong

Jika tujuan utama Anda adalah penyu, rencanakan menginap minimal dua malam di Gili, supaya bila laut sedang buruk di hari pertama, masih bisa dicoba di hari kedua. Saat memesan tur gabungan, pastikan tiga hal sejak awal: apakah bisa memakai pelampung dan fin sekaligus, apakah makan siang termasuk, dan pulau mana saja yang disinggahi. Dengan begitu, salah paham di hari H bisa berkurang. Ada baiknya juga memeriksa jalan ke titik kumpul sehari sebelumnya.

Siapa yang cocok dan tidak cocok untuk pengalaman penyu di Gili

Kekurangannya dulu. Di perahu gabungan, banyak orang bisa mengerumuni satu ekor penyu, sehingga tidak cocok jika Anda mengharapkan laut yang tenang. Arus di antara pulau kuat, dan pertemuan dengan penyu tidak dijamin.

Meski begitu, tiga pulau Gili punya titik yang bisa dicapai dengan berenang dari pantai, tur mulai Rp150.000 per orang terhitung terjangkau, dan tur gabungan dengan pemandu serta pelampung berangkat beberapa kali sehari. Cocok bagi yang baru pertama kali ingin berenang bersama penyu, atau yang ingin punya beberapa kesempatan dalam jadwal yang terbatas.

Bagi yang ingin menghabiskan waktu di laut yang lebih sepi, pulau-pulau “Gili Selatan” di lepas Sekotong, Lombok barat daya, bisa jadi pilihan lain. Direktori destinasi Kementerian Pariwisata mencantumkan upaya konservasi penyu di Gili Nanggu, Gili Selatan, yang berjalan sejak 1995 (membeli telur dari nelayan, menetaskannya di pasir selama 30–35 hari, lalu melepas tukik ke laut). Namun, tidak ada keterangan kapan informasi itu dimuat, dan kondisi kegiatannya saat ini serta seberapa sering penyu terlihat di lepas pantai tidak dapat kami pastikan. Perbedaan kedua kelompok pulau kami bahas di Gili utara dan Gili Selatan, dan suasana tiap pulau di pulau-pulau Gili Selatan di lepas Sekotong.

Pertanyaan yang sering diajukan

T. Apakah pasti bertemu penyu di Gili?

Tidak ada jaminan. Rencana pengelolaan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan penyu ada di hampir seluruh perairan sekitar tiga pulau Gili, tetapi kami tidak menemukan data publik tentang peluang bertemu penyu. Jadwal yang longgar memberi lebih banyak kesempatan.

T. Bisakah berenang ke Turtle Point dari pantai?

“Turtle Point” merujuk ke tempat yang berbeda-beda tergantung operatornya. Titik yang paling mudah dimasuki dari pantai adalah kedua sisi ujung timur laut Gili Trawangan. Dimulai dari lamun dangkal dan berlanjut sampai tubir di kedalaman sekitar 6 m. Waspadai perahu di luar tubir.

T. Berapa harga tur snorkeling?

Per Oktober 2026, tur gabungan mulai Rp150.000 per orang dan perahu sewa mulai Rp975.000 untuk dua orang (2 jam). Makan siang dan antar-jemput dari penginapan sering kali dikenai biaya terpisah, dan harga bisa naik pada musim ramai.

T. Bisakah ikut jika tidak bisa berenang?

Dengan pelampung, Anda bisa melihat dari permukaan. Pada sebagian tur, yang menyewa fin tidak diberi pelampung, jadi pastikan sebelum berangkat bahwa Anda bisa memakai keduanya. Batas usia anak tidak dapat kami pastikan.

T. Seberapa dekat boleh mendekati penyu?

Patokannya berkisar 1,5 m sampai 3 m, jadi jarak 3 m atau lebih memenuhi semuanya. Jangan juga menyentuh, mengejar, memberi makan, atau menghalangi ruang di atas penyu. Penyu dilindungi oleh peraturan di Indonesia.

Ringkasan

Penyu tersebar luas di perairan sekitar tiga pulau Gili, dan penyu hijau, penyu lekang, serta penyu sisik tercatat ada di sana. Dari pantai, titik yang paling mudah adalah kedua sisi ujung timur laut Gili Trawangan. Per Oktober 2026, tur gabungan mulai Rp150.000 per orang dan perahu sewa mulai Rp975.000 untuk dua orang. Pertemuan tidak dijamin, jadi sisakan waktu cadangan.

Jangan berenang menyeberang antarpulau, dan waspadai perahu di luar tubir. Jaga jarak minimal 3 m dari penyu. Harga dan rute sering berubah, jadi periksa informasi terbaru di situs operator sebelum memesan.

Baca juga

Bukan hanya penyu yang bisa dijumpai. Mengapa di Lombok tidak ada orangutan atau komodo, bagaimana Garis Wallace memisahkan Bali dan Lombok, serta jenis hiu yang terlihat di sekitar Gili dan apakah berbahaya bagi manusia dibahas dalam satwa di Lombok.

Gubuk SAKURA CAFE dan payung di pantai Sekotong

SEMELAR BEACH VILLAGE

Mari menghabiskan waktu di desa Sekotong tempat kami tinggal

Sekitar 1 jam 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Lombok. Ada program menginap mulai 3 malam 4 hari, dengan berkeliling pulau naik perahu nelayan dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE. Vila kami dijadwalkan selesai secara bertahap mulai 2027.

Sumber artikel ini
  • Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 57 Tahun 2014 tentang Rencana Pengelolaan dan Zonasi Taman Wisata Perairan Pulau Gili Ayer, Gili Meno, dan Gili Trawangan (2014–2034), database peraturanhttps://peraturan.bpk.go.id/Download/152520/Kepmen%20KKP%20Nomor%2057%20Tahun%202014.pdf
  • Gili Eco Trust, “Animal Welfare” (Proyek Penyu)https://www.gilieco.com/animal-welfare
  • GlobalGiving, “Save the Gili Turtles and Help to Build a Hatchery” (halaman penggalangan dana Gili Eco Trust)https://www.globalgiving.org/projects/save-gili-endangered-turtles/
  • GlobalGiving, laporan kegiatan (Maret, Agustus, dan Desember 2025)https://www.globalgiving.org/projects/save-gili-endangered-turtles/reports/?pageNo=1
  • Direktori Pariwisata Kementerian Pariwisata, “Gili Nanggu” (tanpa keterangan tanggal)https://direktoripariwisata.id/pdf/836
  • detikBali, “Penyu Hijau, Ikan, dan Patung Sepasang Kekasih di Gili Tramena” (13 Mei 2025)https://www.detik.com/bali/wisata/d-7911368/penyu-hijau-ikan-dan-patung-sepasang-kekasih-di-gili-tramena
  • JPNN, “Turis Prancis Tenggelam di Gili Trawangan” (24 Desember 2022)https://www.jpnn.com/news/turis-prancis-tenggelam-di-gili-trawangan
  • Good News From Indonesia, “Melihat Status dan Upaya Konservasi Penyu di Indonesia” (dasar hukum perlindungan)https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/11/12/melihat-status-dan-upaya-konservasi-penyu-di-indonesia
  • Snorkeling Report, “Snorkeling Gili Trawangan”https://snorkeling-report.com/spot/snorkeling-gili-trawangan
  • Frommer’s, “Things To Do in Gili Meno”https://www.frommers.com/destinations/gili-meno/things-to-do/
  • Travelfish, “Snorkelling on Gili Meno”https://www.travelfish.org/sight_profile/indonesia/west_nusa_tenggara/gili_islands/gili_meno/1183
  • Travelfish, “Snorkelling on Gili Air”https://www.travelfish.org/sight_profile/indonesia/west_nusa_tenggara/gili_islands/gili_air/1186
  • dive.site, “Turtle Point” (titik selam di timur laut Gili Meno)https://dive.site/explore/site/turtle-point-pgPX?page=2
  • Jalan Jalan Sebentar, “Public Snorkeling Gili Trawangan” (operator tur gabungan; harga, jadwal, dan rute, diperbarui 30 Juli 2026)https://jalanjalansebentar.com/eng/public-snorkeling-gili-trawangan/
  • Snorkeling Gili (harga dan durasi tur sewa)https://snorkelinggili.com/
  • Viator, “Gili Islands Glass-Bottom Boat Snorkeling (Shared or Private)” (syarat peserta, ulasan pengguna)https://www.viator.com/tours/Gili-Trawangan/Snorkeling-trip-3-gilis-island/d50505-212447P2
  • PADI Blog, “The Sustainable Guide to Snorkeling and Diving with Turtles” (24 Agustus 2018)https://blog.padi.com/sustainable-guide-snorkeling-diving-turtles/
  • BASK Gili Meno, “Sea Turtles Gili Meno” (panduan penginapan; musim, jarak, lampu kilat, dan tabir surya)https://baskgilimeno.com/blog/sea-turtles-gili-meno
よかったらシェアしてね!
  • URLをコピーしました!
  • URLをコピーしました!
Perahu dan seseorang di pantai pada pagi keliling pulau

SEMELAR BEACH VILLAGE

Menginap di tepi laut Sekotong, Lombok

Sekitar 1 jam 10 menit bermobil dari Bandara Internasional Lombok. Program menginap mulai 3 malam dengan keliling pulau naik perahu warga, bisa dipesan sekarang. Vila dibuka bertahap mulai awal 2027.

この記事を書いた人

Daftar isi