Uang dan Pembayaran di Lombok | Tunai, Kartu, dan QRIS

Per Agustus 2026 · berdasarkan informasi resmi

Informasi ini per Agustus 2026. Penukaran uang dan pembayaran adalah bidang yang sering berubah aturannya, jadi mohon periksa informasi terbaru di halaman resmi bank dan tiap layanan menjelang keberangkatan.

Kurs berubah setiap hari, jadi mohon anggap semua nominal dalam artikel ini sebagai patokan.

目次

Yang akan Anda ketahui di sini

  • ✓Kesimpulan: cara paling efisien mendapatkan uang tunai setelah tiba adalah menarik dari ATM. Untuk menukar uang, gunakan money changer berizin di dalam kota, dan agar aman batasi penukaran di bandara pada jumlah kecil
  • ✓Cara memilih antara bandara, money changer di kota, dan ATM, serta cara memikirkan biaya masing-masing
  • ✓Kenyataan tempat yang menerima kartu (hotel menengah sampai atas, supermarket besar, dan sebagainya) dan yang nyaris tidak menerimanya (warung, lapak, perahu lokal, sopir pribadi)
  • ✓Apakah pengunjung dari luar negeri bisa memakai QRIS (pembayaran QR terpadu Indonesia), berdasarkan status yang terkonfirmasi per Agustus 2026
  • ✓Risiko khas daerah pedesaan seperti Sekotong, yaitu ATM yang sedikit, dan cara mempersiapkannya

Kesimpulan: dapatkan uang tunai dengan urutan ini setelah tiba

Kesimpulan

Di bandara, cukup dapatkan uang tunai untuk hari itu, dan tarik jumlah yang lebih besar dari ATM bank di dalam kota. Money changer berizin di kota menjadi pilihan jika Anda membawa uang tunai mata uang asing.

Jika Anda menyiapkan uang tunai setelah tiba di Lombok, urutan prioritasnya sebagai berikut.

  1. Setelah tiba, dapatkan hanya untuk biaya transportasi dan makan hari itu di loket penukaran uang atau ATM bandara (patokannya sekitar Rp500.000 sampai 1.000.000)
  2. Selanjutnya, tarik jumlah yang lebih besar di ATM bank di dalam kota, seperti di Mataram, Senggigi, atau Kuta Lombok
  3. Gunakan money changer berizin (Authorized Money Changer) di kota sebagai pilihan jika Anda membawa uang tunai mata uang asing dalam jumlah besar

Situs resmi Bandara Internasional Lombok (Praya) mencantumkan “Penukar Uang” dan “ATM & Bank” dalam panduan fasilitasnya (per Agustus 2026). Sulit dibayangkan Anda tiba dan sama sekali tidak bisa mendapatkan uang tunai.

Alur mendapatkan uang tunai setelah tiba adalah sebagai berikut, dalam bentuk diagram.

Gambar: alur keputusan dari kedatangan sampai mendapatkan uang tunai

Tiba di Bandara Internasional Lombok 1 Loket penukaran / ATM bandara: hanya untuk hari ini Patokan Rp500.000–1.000.000= biaya transportasi dan makan hari itu Kurs Cenderung lebih burukdaripada di kota Biaya Umumnya dimasukkan kedalam kurs, tidak dirinci Risiko Dampaknya kecil jikajumlahnya sedikit Membawa uang tunai valas dalamjumlah besar (mis. dolar AS)? TIDAK YA 2A Tarik sekaligus diATM bank di dalam kota Kota seperti Mataram, Senggigi,dan Kuta Lombok Kurs Kurs perusahaan kartu Anda +biaya yang ditetapkan Biaya Biaya tarik tunai ATM + biayatransaksi luar negeri penerbit kartu Risiko Biaya dikenakan tiap penarikan.Makin jarang menarik, makin hemat 2B Money changer berizin(Authorized Money Changer) Kurs Sering lebih baik dari bandara,tetapi beda jauh antar toko Biaya Berbeda tiap toko; minta totalyang diterima di depan Risiko Waspadai yang tak berizin. Periksalogo berkode QR dan izin terpajang Utamakan penarikan di ATM.Uang tunai bawaan dan money changer sebagai pelengkap

* Kecenderungan kurs hanyalah patokan umum. Tidak ada lembaga publik yang mengumumkan angka seperti “bandara lebih buruk sekian persen” (per Agustus 2026).

Bagi wisatawan dengan kartu yang diterbitkan di luar negeri, dalam banyak kasus penarikan di ATM adalah yang paling tidak repot. Mengingat repotnya membandingkan kurs di beberapa money changer dan risiko penipuan kurs, cara yang realistis adalah menjadikan penarikan ATM sebagai jalur utama, dan menggunakan uang tunai bawaan serta money changer sebagai pelengkap.

Perlu diingat pula bahwa transaksi di dalam wilayah Indonesia pada prinsipnya wajib dalam rupiah menurut peraturan (Peraturan Bank Indonesia PBI 17/3/PBI/2015, “Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI”). Jangan menyusun rencana dengan anggapan bisa membayar langsung dengan mata uang asing.

Cara memilih antara bandara, money changer di kota, dan ATM

“Di mana menukar uang paling menguntungkan?” adalah hal yang pertama kali membingungkan banyak wisatawan. Berikut ciri masing-masing.

Kurs ditetapkan bebas oleh tiap penyedia, dan tidak ada lembaga publik yang mengumumkan angka seperti “bandara lebih buruk sekian persen.” Kolom “kecenderungan kurs” pada tabel di bawah hanyalah patokan sebagai kecenderungan umum.

← Tabel dapat digeser ke samping

CaraKecenderungan kurs (patokan)BiayaCocok untuk siapa / kapan
Loket penukaran uang di bandaraCenderung lebih buruk daripada di kotaUmumnya biaya dimasukkan ke dalam kurs, tidak dirinci terpisahHanya untuk transportasi begitu tiba dan uang tunai hari itu
Money changer berizin di kota (Authorized Money Changer)Cenderung lebih baik daripada bandara, tetapi beda jauh antar tokoBerbeda tiap toko; meminta total yang diterima di depan adalah cara paling pastiOrang yang membawa uang tunai mata uang asing dalam jumlah besar (dolar AS dan lainnya)
ATM bank (kartu yang diterbitkan di luar negeri)Berdasarkan kurs perusahaan kartu Anda ditambah biaya yang ditetapkanBiaya tarik tunai dari pihak ATM, ditambah biaya transaksi luar negeri dari penerbit kartu, dikenakan terpisahOrang yang ingin menarik jumlah lebih besar dan ingin menghemat repotnya mencari tempat penukaran
Tarik tunai dengan kartu kreditDiperlakukan sama seperti tarik tunai di ATM setempatBunga berjalan per hari, sehingga pelunasan lebih awal menjadi syaratCadangan untuk keadaan darurat

* Patokan sebagai kecenderungan umum (per Agustus 2026). Untuk kurs dan biaya yang sebenarnya, mohon periksa informasi resmi tiap penyedia dan perusahaan kartu.

Bank Indonesia menjelaskan cara mengenali money changer berizin (KUPVA BB). Syaratnya: papan di toko bertuliskan “Authorized Money Changer” dengan logo resmi berkode QR dan nomor ID, serta izin yang diterbitkan BI terpajang di dalam toko. Dengan memindai kode QR, Anda dapat memeriksa apakah izinnya ada. Jika menemukan penyedia tak berizin, dianjurkan melapor ke kantor Bank Indonesia setempat atau ke pusat kontak BI, “BI 131.”

Cara menarik uang di ATM dan biayanya

Kartu dengan logo Visa (Plus) atau Mastercard (Cirrus) dapat dipakai secara luas di ATM bank di Pulau Lombok (BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan lainnya).

Batas per penarikan dan per hari

Batasnya berlapis dua: batas dari pihak ATM dan batas dari penerbit kartu.

  • Batas dari pihak ATM berbeda menurut bank, jenis mesin, dan pecahan uang yang dimasukkan. Tidak ada materi resmi yang merangkum batas untuk kartu terbitan luar negeri, sehingga berapa yang sebenarnya bisa ditarik baru pasti setelah dicoba di lokasi. Sebagai patokan, bersiaplah dengan anggapan bahwa sering kali berada di kisaran Rp1.250.000 sampai 3.000.000
  • Sebagai referensi, batas harian yang ditetapkan bank-bank Indonesia untuk kartu miliknya sendiri: Bank Mandiri mengumumkan Rp20.000.000 per hari (pengumuman resmi) untuk kartu debit Gold dan Platinum berchip, dan BNI mengumumkan batas harian sekitar Rp10.000.000 tergantung jenis kartu. Namun angka-angka ini untuk kartu yang diterbitkan di Indonesia
  • Untuk kartu terbitan luar negeri, berlaku batas per transaksi dan per hari yang terpisah dari penerbit kartu (bank atau perusahaan kartu Anda). Angka ini hanya bisa diperiksa di halaman resmi atau aplikasi kartu Anda sendiri. Pastikan memeriksanya sebelum berangkat
  • Biaya umumnya dikenakan pada setiap penarikan. Jika menarik sampai batas maksimum sekali jalan dan mengurangi jumlah penarikan, pengeluaran dapat ditekan

Biaya dikenakan dua kali

  • Biaya dari pihak ATM setempat: berbeda menurut bank dan jenis mesin, dan hampir tidak ada bank yang mengumumkan biaya untuk kartu terbitan luar negeri. Ketika jumlahnya tampil di layar, selalu periksa sebelum mengonfirmasi. Jika lebih tinggi dari perkiraan, membatalkan di tempat dan mencoba ATM bank lain juga pilihan yang baik
  • Biaya transaksi luar negeri dari penerbit kartu Anda sendiri: ini berbeda menurut penerbit dan dinyatakan secara resmi oleh masing-masing penerbit. Selalu periksa ketentuan kartu Anda sendiri di halaman resmi penerbit

Uang tunai yang diambil di bandara (patokan)

Rp500.000–1.000.000

Patokan batas ATM

Rp1.250.000–3.000.000

Keduanya patokan per Agustus 2026

Selalu tolak DCC (pembayaran dalam mata uang negara asal)

Jika ATM atau mesin pembayaran kartu menanyakan “Bayar dalam mata uang negara asal? (Convert to …)” atau menampilkan “DCC (Dynamic Currency Conversion),” pilih “Tidak” atau “Bayar dalam IDR (mata uang setempat)”.

Pada DCC, kurs yang dihitung otomatis oleh mesin pembayaran yang dipakai (panduan resmi Sumitomo Mitsui Card untuk merchant juga menjelaskannya sebagai “dihitung otomatis pada mesin pembayaran kredit”). Besarnya tambahan ini sering tidak diungkapkan di muka, dan kenyataannya cenderung lebih merugikan daripada pembayaran dalam mata uang setempat. Karena tidak ada statistik resmi tentang besarnya tambahan, kami tidak bisa menyebut angka pasti, tetapi prinsipnya selalu pilih mata uang setempat (IDR) bila bisa memilih.

Perhatian

Jika muncul “Bayar dalam mata uang negara asal? (Convert to …)” atau “DCC,” selalu pilih “Tidak” atau “Bayar dalam IDR (mata uang setempat).” Kenyataannya cenderung lebih merugikan daripada pembayaran dalam mata uang setempat.

Hal lain yang perlu diperhatikan

  • Anda mungkin menemui gangguan jaringan ATM atau mesin yang kehabisan uang. Jangan panik bila satu mesin tidak bisa dipakai; coba ATM bank lain di dekatnya
  • Keunggulan menarik dengan kartu debit adalah tidak timbul bunga, berbeda dengan tarik tunai kartu kredit (pinjaman). Namun besarnya tambahan kurs sangat berbeda antar kartu, sehingga tidak bisa dikatakan begitu saja mana yang lebih untung (lihat FAQ Q2 untuk rinciannya)

Kenyataan tempat yang menerima kartu dan yang tidak

“Kartu bisa dipakai di Lombok” hanya separuh benar. Pada kenyataannya jelas terbagi menurut skala dan jenis usaha.

Tempat yang cenderung menerima kartu

  • Hotel dan resor kelas menengah sampai atas
  • Supermarket besar di kota seperti Mataram
  • Toko di dalam bandara, dan sebagian restoran serta kafe besar

Tempat yang nyaris tidak menerima kartu (wajib tunai)

  • Warung (rumah makan rakyat)
  • Lapak dan gerai di pasar malam
  • Perahu yang diatur secara lokal (seperti perahu penyeberangan ke Gili dan Gili Selatan)
  • Sopir pribadi dan ojek
  • Pasar dan toko kelontong kecil
  • Banyak homestay dan wisma tamu

Semakin jauh dari pusat wisata, dan semakin Anda bertransaksi dengan toko perorangan atau pelaku usaha perorangan, semakin Anda harus mengandalkan uang tunai. Bahkan di toko yang menerima kartu, koneksi mesin pembayaran (EDC) bisa tidak stabil sehingga pembayaran memakan waktu. Ada juga toko yang menambahkan biaya kartu (surcharge). Besarnya ditentukan tiap toko dan tidak ada standar resmi. Sebelum membayar dengan kartu, cara paling pasti adalah bertanya, “Apakah harganya berubah kalau bayar pakai kartu?”

Perubahan kemudahan memakai kartu menurut area dan jenis usaha adalah sebagai berikut, dalam bentuk diagram.

Gambar: peta metode pembayaran per area

N S W E Barat daya: hanya tunai Kota & area wisata Mataram / Senggigi /Kuta Lombok Tempat kartu cenderung bisa Hotel & resor menengah–atas Supermarket besar di kota Toko di dalam bandara Sebagian restoran besardan kafe Sekotong (barat daya) Hanya tunai Jumlah ATM aktif tak dapatdipastikan lewat pencarian resmi Pulau-pulau barat daya (arah Gili Selatan) Kota → pedesaan, pelaku usaha perorangan Perahu carteran lokal = wajib tunai Tempat kartu bisa dipakai Hotel menengah–atas / supermarket /toko di bandara / restoran & kafe besar Kartu sulit dipakai (tunai) Warung / lapak / pasar malam /perahu carteran lokal / sopir pribadi /ojek / pasar, toko kelontong kecil

* Posisi hanyalah skema. Satu-satunya arah yang disebut dalam teks adalah bahwa Sekotong berada di barat daya pulau utama Lombok. Bisa tidaknya memakai kartu adalah kecenderungan menurut skala dan jenis usaha, dan mencerminkan keadaan per Agustus 2026.

Apakah wisatawan asing bisa memakai QRIS (pembayaran QR terpadu)?

QRIS (QR Indonesian Standard) adalah sistem yang menyatukan pembayaran kode QR dalam negeri Indonesia, termasuk GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, dan aplikasi bank, ke dalam satu standar. Kesimpulannya: per Agustus 2026, tidak ditunjukkan mekanisme untuk memakai kartu terbitan luar negeri atau aplikasi pembayaran negara asal secara langsung dengan QRIS Indonesia. Dasarnya sebagai berikut.

  • Instrumen pembayaran yang dapat ditautkan ke QRIS adalah rekening simpanan dalam negeri Indonesia dan uang elektronik berbasis server (GoPay, OVO, DANA, dan lainnya). Penjelasan resmi Bank Indonesia juga menyebut cakupannya adalah kartu debit, kartu kredit, fasilitas kredit, dan uang elektronik berbasis server, dan tidak menunjukkan mekanisme untuk menautkan kartu terbitan luar negeri langsung ke QRIS
  • Bank Indonesia sedang mengembangkan “QRIS Antarnegara” (QRIS lintas negara), dan di halaman resminya Jepang (Japan) tercantum sebagai negara mitra bersama Thailand, Malaysia, dan Singapura. Namun pada baris Jepang, batas transaksi masih berstatus “TBA” (belum diumumkan), dan lembaga keuangan peserta di sisi Jepang juga masih berstatus “TBA” (per Agustus 2026)
  • Koneksi dengan Jepang sudah dimulai pada 17 Agustus 2025, tetapi arahnya berlawanan. Siaran pers resmi Bank Indonesia menjelaskan bahwa pada peluncuran, “masyarakat Indonesia dapat membayar dengan memindai JPQR Global di 35 merchant di Jepang menggunakan aplikasi pembayaran dalam negeri.” Untuk arah sebaliknya, yaitu pengunjung dari Jepang memakai aplikasi mereka sendiri di Indonesia, siaran pers itu hanya menyebut “akan diperluas ke merchant di Indonesia ke depannya,” dan belum diumumkan baik waktu mulai maupun aplikasi yang didukung
  • Sistem bernama “QRIS TUNTAS” juga telah diberitakan, tetapi itu adalah perluasan fungsi QRIS untuk tarik tunai, transfer, dan setor tunai, dan penjelasan resmi Bank Indonesia menyebut syarat penggunaannya adalah “orang yang memiliki rekening simpanan atau rekening uang elektronik berbasis server pada penyelenggara peserta QRIS TUNTAS.” Ini persoalan yang berbeda dari penautan kartu terbitan luar negeri

Sebagai alternatif praktis, GoPay mendukung top up dengan kartu debit Visa dan Mastercard (GoPay resmi). Namun halaman resmi GoPay tidak menyebutkan apakah kartu terbitan luar negeri bisa dipakai, atau apakah akun bisa dibuka tanpa nomor telepon Indonesia. Anggap saja sebagai bonus jika ternyata bisa.

Saran kami untuk saat ini adalah menganggap QRIS sebagai “syukur kalau bisa,” dan mempersiapkan terutama uang tunai dan kartu. Aturan di bidang ini cepat berubah, jadi artikel ini akan kami perbarui sesuai pengumuman resmi ke depan.

Kisaran tip dan cara memberikannya

Memberi tip tidak wajib di Indonesia. Angka di bawah ini bukan standar resmi, melainkan patokan tarif yang lazim terdengar di lapangan industri pariwisata. Memberi atau tidak sepenuhnya keputusan Anda.

← Tabel dapat digeser ke samping

SituasiPatokan
Restoran (yang belum termasuk biaya layanan)Sekitar 5–10% dari tagihan, atau bulatkan ke atas kembaliannya
Porter hotelRp10.000–20.000 per tas
Sopir pribadi atau pemandu (per hari)Sekitar Rp50.000–100.000
Spa dan pijatSekitar Rp20.000–50.000

* Bukan standar resmi, melainkan patokan tarif yang lazim terdengar di lapangan industri pariwisata (per Agustus 2026).

Gambar: kisaran tip (patokan per kali)

Porter hotel (per tas) Rp10.000–20.000 Sopir / pemandu (per hari) Rp50.000–100.000 Spa / pijat Rp20.000–50.000

Restoran tidak dimasukkan karena tipnya sekitar 5–10% dari tagihan. Patokan tarif yang lazim, bukan standar resmi

Dari tanda “++” yang sering terlihat pada tagihan hotel dan restoran, bagian pajak (Tax) dapat dipastikan sebagai bagian dari sistem hukum. Di Indonesia, makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, warung, dan sejenisnya tidak termasuk objek pajak pertambahan nilai (PPN) dan sebagai gantinya dikenai pajak daerah PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu), yang tarifnya ditetapkan undang-undang (UU No. 1 Tahun 2022, UU HKPD) dengan batas atas 10% (Direktorat Jenderal Pajak, resmi). Tarif sebenarnya ditentukan oleh peraturan daerah.

Sementara itu, biaya layanan (Service Charge) adalah kebiasaan usaha yang berbeda tiap pelaku dan bukan ketentuan undang-undang. Periksa di menu atau tagihan apakah sudah termasuk. Jika biaya layanan sudah termasuk, tidak perlu menambah tip lagi. Bila memberi tip, siapkan uang pecahan kecil dan serahkan dengan wajar.

Alasan perlu menyiapkan uang pecahan kecil

Di tempat pembayaran kecil seperti warung, lapak, dan petugas parkir, jika Anda menyodorkan uang pecahan besar seperti Rp100.000, kadang kembaliannya tidak tersedia. Kekurangan uang kembalian cenderung terjadi terutama di daerah pedesaan, pagi hari, dan tepat setelah buka. Tidak ada statistik resmi tentang hal ini, tetapi ini keadaan yang banyak terlihat di masyarakat yang berbasis tunai, jadi tidak ada ruginya bersiap.

Uang kertas rupiah yang beredar saat ini ada tujuh pecahan: Rp1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, dan 100.000 (emisi 2022 Bank Indonesia). Yang keluar dari ATM biasanya pecahan Rp50.000 atau Rp100.000, dan mana yang keluar ditentukan oleh mesinnya. Jika ingin mendapatkan pecahan kecil, cara cepatnya adalah memilih ATM yang mengeluarkan pecahan Rp50.000.

POINT

Yang keluar dari ATM adalah pecahan Rp50.000 atau Rp100.000, dan mana yang keluar ditentukan oleh mesinnya. Jika ingin mendapatkan pecahan kecil, cara cepatnya adalah memilih ATM yang mengeluarkan pecahan Rp50.000.

Meski begitu, untuk pembayaran di tempat parkir dan warung serta untuk tip, sering diperlukan uang pecahan Rp20.000 atau lebih kecil, jadi saat berbelanja di bank atau supermarket di kota, sengaja sisihkan beberapa lembar pecahan Rp20.000 atau lebih kecil, agar pembayaran berikutnya lancar.

Kondisi ATM di daerah pedesaan seperti Sekotong

Untuk area Sekotong, di barat daya pulau utama Lombok, kami belum dapat memastikan jumlah ATM yang beroperasi bahkan lewat pencarian ATM resmi tiap bank. Memang pasti bahwa infrastruktur keuangannya lebih tipis dibanding area wisata utama seperti Mataram, Senggigi, dan Kuta Lombok, tetapi jujur saja, kami tidak menemukan informasi publik yang bisa memastikan “ada berapa di mana.”

Karena itu, jika Anda berencana menginap di Sekotong atau pulau-pulau barat daya (arah Gili Selatan), kami sangat menyarankan menarik uang tunai yang diperlukan sekaligus selama Anda masih di kota seperti Mataram atau Senggigi. Jangan bergerak dengan anggapan “nanti cari ATM setelah sampai.” Jika uang tunai habis di lokasi dan ATM terdekat rusak atau kehabisan uang, Anda akan membutuhkan seluruh waktu perjalanan kembali ke kota untuk mendapatkannya.

Perhatian

Di Sekotong, mohon anggap bahwa “kalau kurang, nanti tarik lagi di sana” sulit diandalkan. Jika ATM terdekat rusak atau kehabisan uang, Anda akan membutuhkan seluruh waktu perjalanan kembali ke kota untuk mendapatkannya.

Perkirakan pengeluaran selama menginap di Sekotong (makan, carter perahu, aktivitas, tip, transportasi) sesuai jumlah hari, tambahkan cadangan, dan siapkan jumlah itu di kota. Ini persiapan yang paling pasti.

Yang perlu dilakukan di kota sebelum berangkat ke Sekotong

  • Tarik sekaligus uang tunai untuk lama menginap plus cadangan
  • Sediakan beberapa lembar pecahan Rp20.000 atau lebih kecil
  • Periksa batas dan biaya dari penerbit kartu Anda
  • Catat nomor darurat luar negeri kartu Anda di kertas dan bawa

Gambar: yang perlu dilakukan sebelum berangkat ke Sekotong

Tarik sekaligus uang tunai untuk lama menginap plus cadangan Sediakan beberapa lembar pecahan Rp20.000 atau lebih kecil Periksa batas dan biaya dari penerbit kartu Anda Catat nomor darurat luar negeri kartu Anda di kertas dan bawa

Modus penipuan penukaran uang dan papan kurs, serta cara menghindarinya

Masalah penukaran uang dilaporkan di seluruh Indonesia, termasuk Bali dan Lombok. Modus dan cara menghindarinya di tempat adalah sebagai berikut.

Gambar: penipuan penukaran uang dilancarkan pada empat momen

Urutan waktu 1 2 3 4 Modus Money changer jalanantanpa izin menyapa,“Kursnya bagus!” Modus Papan dengan kurs yangsangat bagus menarikpelanggan Modus “Biaya” dipotongbelakangan saatpenghitungan Modus Uang dihitung cepatdan jumlah lembaryang diberikan kurang Yang dilakukan Jangan tanggapisapaan. Gunakan hanyamoney changer berizinberlogo resmidan izin terpajang Yang dilakukan Jangan setuju hanyadari kurs yangditawarkan; pastikantotal yang diterima Yang dilakukan Lanjutkan setelahsetuju dengan total.Jika ada yang janggal,hentikan di tempat Yang dilakukan Hitung ulang sendiridi atas konter, danperiksa tiap lembarsatu per satu Patokannya “berizin atau tidak”, bukan “kurs tinggi atau tidak”

* Bank Indonesia menyebut logo resmi berkode QR dan nomor ID serta izin yang terpajang di dalam toko sebagai cara mengenali money changer berizin (KUPVA BB). Penyedia tak berizin dapat dilaporkan ke pusat kontak BI, “BI 131” (per Agustus 2026).

  • Papan dengan kurs yang sangat bagus menarik pelanggan, lalu “biaya” dipotong belakangan saat jumlahnya dihitung: jangan setuju hanya dari kurs yang ditawarkan, dan selalu pastikan lebih dulu total yang akan Anda terima
  • Uang dihitung dengan cepat dan jumlah lembar yang diberikan kurang: hitung ulang sendiri di atas konter, di tempat yang juga terlihat oleh pihak money changer
  • Periksa tiap lembar uang di tempat begitu menerimanya: lihat apakah ada uang rusak yang terselip
  • Money changer jalanan tanpa izin menyapa bahwa kursnya “bagus”: Bank Indonesia menganjurkan hanya memakai penyedia berizin yang memiliki logo resmi berkode QR dan izin yang terpajang di dalam toko. Jangan tanggapi sapaan

Saat memakai ATM dan kartu, ada juga risiko yang terpisah dari penipuan penukaran uang.

  • Skimming (pencurian informasi kartu): utamakan ATM dalam ruangan yang menyatu dengan kantor cabang bank dan ATM yang dijaga petugas keamanan, dan periksa apakah ada benda tak wajar terpasang pada lubang kartu. Kami menyarankan menutup keypad dengan tangan saat memasukkan PIN
  • Penipuan lewat telepon dan SMS dari pihak yang mengaku petugas bank: peringatan telah dikeluarkan, antara lain oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Penelepon mengatakan “penggunaan kartu Anda secara tidak sah terdeteksi,” membuat Anda mengeklik tautan dalam SMS, meminta Anda memasukkan PIN berulang kali, dan meminta Anda menyetujui transfer. Meski pihak itu mengetahui data pribadi Anda, jangan percaya; tutup telepon, lalu hubungi kembali melalui kontak bank resmi yang Anda miliki sendiri
  • Kartu tertelan mesin: di daerah pedesaan Anda harus kembali ke loket kantor cabang bank saat ada masalah, dan pemulihannya memakan waktu lebih lama daripada di kota. Menuliskan nomor darurat luar negeri perusahaan kartu Anda di kertas dan membawanya akan menenangkan

Perhatian

Waspadai telepon dan SMS dari pihak yang mengaku petugas bank dan mengatakan “penggunaan kartu Anda secara tidak sah terdeteksi.” Meski pihak itu mengetahui data pribadi Anda, jangan percaya; tutup telepon, lalu hubungi kembali melalui kontak bank resmi yang Anda miliki sendiri (peringatan dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia).

Dasar untuk menghindari masalah adalah memilih berdasarkan “berizin atau tidak,” bukan “seberapa tinggi kursnya”, dan menghitung uang tunai di tempat dan meninggalkan toko hanya setelah puas dengan jumlahnya. Jika ada yang terasa janggal sedikit pun, Anda juga perlu siap menghentikan transaksi di tempat.

Perlukah membawa Cash Passport atau Wise?

Selain uang tunai dan kartu yang diterbitkan di negara Anda sendiri, apakah juga memakai Cash Passport (kartu prabayar mata uang asing) atau kartu multi-mata uang seperti Wise adalah pertanyaan yang sering diajukan.

  • Keunggulan: ada produk yang menekan tambahan kurs dan biaya ATM luar negeri. Rasa tenang lainnya: jika hilang, kerugian dapat dibatasi lebih dari kehilangan uang tunai
  • Kekurangan dan hal yang perlu diperhatikan: masing-masing perusahaan tidak mengumumkan secara resmi angka tentang seberapa baik kartunya bekerja di ATM Indonesia atau seberapa sering terjadi error. Kemungkinan kartu prabayar terbitan luar negeri ditolak di ATM daerah pedesaan tidak bisa disingkirkan, sehingga selalu bawa uang tunai atau kartu lain yang bisa diandalkan saat darurat

Kesimpulannya, Cash Passport atau Wise secara realistis bukan “cara utama mendapatkan uang tunai” melainkan “pilihan pendukung untuk menekan biaya kurs,” dibawa bersama kartu kredit dan kartu debit biasa serta uang tunai. Tidak bergantung pada satu kartu atau satu cara sangat penting terutama pada perjalanan di Lombok yang mencakup daerah pedesaan.

Ringkasan hal yang perlu diwaspadai dan kekurangan

  • Di daerah pedesaan (barat daya termasuk Sekotong), kartu nyaris tidak bisa dipakai dibanding kota, dan kehidupan berbasis tunai
  • ATM di daerah pedesaan sedikit, dan bisa rusak atau kehabisan uang. Jangan terlalu mengandalkannya
  • Penukaran di bandara praktis, tetapi kursnya cenderung lebih buruk daripada di kota, jadi paling aman dibatasi pada jumlah kecil
  • Di halaman resmi Bank Indonesia, Jepang tercantum sebagai negara mitra QRIS, tetapi batasnya “TBA” dan lembaga keuangan di sisi Jepang belum diumumkan. Waktu mulai arah Jepang ke Indonesia belum dipublikasikan, jadi bersiaplah terutama dengan uang tunai dan kartu
  • Jika ATM atau mesin pembayaran kartu menanyakan apakah membayar dalam mata uang negara asal, selalu pilih IDR (mata uang setempat)
  • Bahkan di toko yang menerima kartu, dapat terjadi masalah koneksi dan surcharge (tambahan harga)
  • Batas penarikan maupun biaya pada akhirnya ditentukan oleh “ketentuan kartu Anda sendiri.” Mohon periksa di halaman resmi penerbit kartu sebelum berangkat

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Pertanyaan tentang uang tunai dan penukaran

Q1. Bisakah saya membawa uang tunai mata uang negara asal ke Lombok dan menukarnya di sana?

Sebagian money changer berizin di kota seperti Mataram dan Senggigi melayani penukaran uang tunai mata uang asing. Namun mata uang yang dilayani dan kursnya ditentukan tiap toko, dan tidak ada daftar resmi. Mata uang selain dolar AS bisa mendapat kurs yang lebih buruk, atau bahkan tidak dilayani sama sekali. Di daerah pedesaan pilihannya lebih terbatas lagi, jadi hindari rencana yang hanya mengandalkan uang tunai mata uang asing, dan padukan dengan penarikan ATM memakai kartu.

Q2. Mana yang lebih untung, tarik tunai kartu kredit di luar negeri atau penarikan kartu debit di ATM?

Tergantung jenis kartunya. Kartu debit lebih menguntungkan jika Anda memakai kartu dengan tambahan kurs kecil. Di sisi lain, sebagian kartu debit bank menambahkan biaya transaksi luar negeri sekitar 2 sampai 3%. Dalam hal ini, memakai tarik tunai kartu kredit (tanpa tambahan kurs, hanya bunga) dan melunasinya lebih awal segera setelah pulang bisa lebih murah. Tingkat bunga berbeda tiap kartu, jadi kami menyarankan memeriksa biaya transaksi luar negeri dan bunga tarik tunai kartu Anda sendiri di halaman resmi sebelum berangkat.

Q3. Berapa uang tunai yang aman disiapkan untuk menginap di Sekotong?

Kami tidak memiliki informasi primer yang dapat memberi patokan jelas. Sebagai patokan, kami menyarankan menarik sekaligus, sebelum meninggalkan kota, “biaya makan, aktivitas, transportasi, dan tip selama lama menginap,” menambahkan cadangan satu sampai dua hari, dan membawa jumlah itu. Mohon bersiap dengan anggapan bahwa “kalau kurang, nanti tarik lagi” sulit diandalkan di Sekotong.

Pertanyaan tentang kartu, pembayaran QR, dan menghindari masalah

Q4. Bisakah saya menyiapkan QRIS atau GoPay sebelum berangkat ke Lombok?

GoPay mendukung top up dengan kartu debit Visa dan Mastercard, tetapi halaman resmi GoPay tidak menyebutkan apakah kartu terbitan luar negeri bisa dipakai, atau apakah akun bisa dibuka tanpa nomor telepon Indonesia. Per Agustus 2026 belum bisa disebut cara yang pasti, jadi mohon utamakan persiapan yang bertumpu pada uang tunai dan kartu internasional.

Q5. Apa cara termudah melindungi diri agar tidak ditipu di money changer atau ATM?

Jangan memilih toko karena “kursnya bagus.” Pilih money changer berizin (Authorized Money Changer) yang memiliki logo resmi berkode QR dan izin terpajang di dalam toko, dan hitung jumlah yang diterima di tempat. Sebagian besar masalah dengan money changer bisa dihindari dengan dua hal ini. Di ATM ada jenis risiko lain seperti skimming dan penipuan telepon dari pihak yang mengaku petugas bank, jadi mohon terapkan juga hal-hal yang perlu diperhatikan di atas.


Bacaan terkait

Pondok dan payung SAKURA CAFE di pantai Sekotong

SEMELAR BEACH VILLAGE

Anda bisa menginap di desa Sekotong tempat kami tinggal

Sekitar 1 jam 10 menit dengan mobil dari Bandara Internasional Lombok. Program menginap: tidur di vila tepi laut, berkeliling pulau dengan perahu juru perahu, dan menikmati matahari terbenam di SAKURA CAFE.

Lokal

Semelar Beach Village (Sekotong, Lombok)

Tim yang mengelola pembangunan desa dan program menginap di Sekotong menulis dan memeriksa artikel-artikel ini berdasarkan kehidupan dan pengalaman di lapangan.

Informasi yang menjadi dasar artikel ini
  • Bank Indonesia, “QRIS Cross-Border (QRIS Antarnegara)” (daftar negara mitra; Jepang tercantum sebagai Japan, batas TBA, standar JPQR Global, lembaga keuangan Jepang berstatus TBA)https://www.bi.go.id/en/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/QRIS/QRIS-Antarnegara/default.aspx
  • Siaran pers Bank Indonesia, “QRIS Resmi Dapat Digunakan di Jepang” (dimulai 17 Agustus 2025; pengguna di Indonesia dapat memakainya di 35 merchant di Jepang; arah sebaliknya akan diperluas ke depan)https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2719325.aspx
  • Bank Indonesia, “Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)” (cakupan instrumen pembayaran yang tertaut ke QRIS)https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/QRIS/default.aspx
  • Bank Indonesia, “QRIS TUNTAS (Tarik Tunai, Transfer, dan Setor Tunai)” (syarat penggunaan = rekening simpanan dalam negeri atau uang elektronik berbasis server)https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/qris-tuntas/default.aspx
  • Peraturan Bank Indonesia PBI 18/20/PBI/2016, “Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank” (KUPVA BB = sistem perizinan penukaran valuta asing bukan bank)https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/pbi_182016.aspx
  • Peraturan Bank Indonesia PBI 17/3/PBI/2015, “Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI” (kewajiban memakai rupiah untuk transaksi dalam negeri)https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/pbi_170315.aspx
  • Siaran pers Bank Indonesia, “Bank Indonesia dan Pemerintah Meluncurkan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022” (tujuh pecahan uang kertas yang beredar)https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2421922.aspx
  • ANTARA News, “BI sebut money changer legal miliki sertifikat berizin dan logo resmi” (pandangan Bank Indonesia = cara mengenali money changer berizin: logo resmi berkode QR, nomor ID, izin terpajang di dalam toko; lapor ke BI 131)https://www.antaranews.com/berita/3773667/bi-sebut-money-changer-legal-miliki-sertifikat-berizin-dan-logo-resmi
  • Direktorat Jenderal Pajak, “Makan di Restoran Tidak Kena PPN” (makanan dan minuman di luar PPN; pajak daerah PBJT dengan batas atas 10% / UU No. 1 Tahun 2022, UU HKPD)https://www.pajak.go.id/en/node/81110
  • Bank Mandiri, “Bank Mandiri Sesuaikan Limit Tarik Tunai di ATM” (batas harian debit Gold dan Platinum dinaikkan menjadi Rp20.000.000)https://www.bankmandiri.co.id/en/news-detail?primaryKey=45078333
  • BNI, “Penyesuaian Batas Maksimal Limit Transaksi Penarikan Tunai di Mesin ATM” (batas harian menurut jenis kartu)https://www.bni.co.id/id-id/beranda/kabar-bni/pengumuman/articleid/7845
  • Sumitomo Mitsui Card, 「外貨建て決済取り扱いのご案内(DCC)」 (panduan pembayaran dalam mata uang asing; kurs dihitung otomatis pada mesin pembayaran)https://www.smbc-card.com/kamei/brand/dcc.jsp
  • GoPay, “Kini Top Up GoPay Bisa Pake Kartu Debit VISA dan Mastercard” (mendukung top up dengan kartu debit Visa dan Mastercard)https://gopay.co.id/blog/top-up-gopay-pakai-kartu-debit-visa-mastercard
  • Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, 「【注意喚起】銀行員を名乗る者を通じた詐欺」 (peringatan tentang penipuan oleh pihak yang mengaku petugas bank)https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_ja/oshirase24_28.html
  • Situs resmi Bandara Internasional Lombok (Zainuddin Abdul Madjid) (panduan fasilitas mencantumkan Penukar Uang dan ATM & Bank)https://lombok-airport.co.id/

* Nominal dan aturan dalam artikel ini disusun dengan memeriksa informasi resmi di atas per Agustus 2026. Hal-hal yang angkanya tidak diumumkan lembaga publik, seperti kurs, biaya dan batas ATM, kisaran tip, dan surcharge merchant kartu, dinyatakan sebagai “patokan.” Menjelang keberangkatan, mohon periksa ketentuan terbaru pada penerbit kartu Anda sendiri dan halaman resmi tiap layanan.

よかったらシェアしてね!
  • URLをコピーしました!
  • URLをコピーしました!
Perahu dan seseorang di pantai pada pagi keliling pulau

SEMELAR BEACH VILLAGE

Menginap di tepi laut Sekotong, Lombok

Sekitar 1 jam 10 menit bermobil dari Bandara Internasional Lombok. Program menginap mulai 3 malam dengan keliling pulau naik perahu warga, bisa dipesan sekarang. Vila dibuka bertahap mulai awal 2027.

この記事を書いた人

目次